Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Internasional

Trump Jagokan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB Baru

Joseph Wilson - tajuknusa.com 2 mins read

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang sedang dalam masa jabatannya, secara terbuka mendukung Gianni Infantino, Presiden FIFA, untuk menduduki posisi

Trump Jagokan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB Baru

Donald Trump Mendukung Gianni Infantino untuk Jabatan Sekretaris Jenderal PBB

Tajuknusa.com – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang sedang dalam masa jabatannya, secara terbuka mendukung Gianni Infantino, Presiden FIFA, untuk menduduki posisi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa. Langkah ini menunjukkan kepercayaan Trump terhadap kemampuan pemimpin sepak bola dunia tersebut dalam memimpin organisasi internasional terbesar di dunia. Laporan dari New York Post mengonfirmasi bahwa keputusan ini telah dibahas secara serius di lingkungan terdekat Trump.

Menurut informasi yang dihimpun Anadolu Agency pada Rabu, 22 Juli 2026, Trump melihat Infantino sebagai sosok yang memiliki visi global dan kemampuan diplomasi yang mumpuni. Sang presiden menilai bahwa pengalaman Infantino dalam mengelola organisasi olahraga terbesar di dunia dapat menjadi modal berharga untuk memimpin PBB ke arah yang lebih baik.

Sejarah Kedekatan Trump dan Infantino

Hubungan antara Trump dan Infantino telah terjalin sejak lama. Keduanya dikenal memiliki interaksi yang positif dalam berbagai forum internasional. Kedekatan ini semakin terlihat jelas selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang menjadi ajang penting bagi kedua tokoh tersebut.

Momen bersejarah terjadi pada Desember 2025 ketika Infantino memberikan penghargaan Peace Prize pertama versi FIFA kepada Trump. Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol persahabatan, tetapi juga menunjukkan bagaimana Infantino melihat Trump sebagai sosok yang berkontribusi bagi perdamaian dunia. Saat ini, Infantino berusia 56 tahun dan telah memimpin FIFA selama beberapa periode.

Mekanisme Pengangkatan Sekretaris Jenderal PBB

Masa jabatan Antonio Guterres sebagai Sekretaris Jenderal PBB akan berakhir pada 31 Desember 2026. Jika Infantino terpilih, ia akan memulai periode kepemimpinan lima tahun mulai 1 Januari 2027. Proses pengangkatan ini diatur dalam Pasal 97 Piagam PBB yang mensyaratkan rekomendasi dari Dewan Keamanan sebelum disetujui oleh Majelis Umum.

Untuk menjadi Sekretaris Jenderal PBB, Infantino harus mendapatkan dukungan minimal dari 15 anggota Dewan Keamanan. Selain itu, tidak boleh ada veto dari salah satu lima anggota tetap Dewan Keamanan. Tantangan ini cukup besar mengingat dinamika politik internasional yang kompleks saat ini.

Kebijakan Luar Negeri Trump dan Hubungannya dengan PBB

Pertimbangan Trump untuk mendukung Infantino muncul di tengah berbagai perubahan kebijakan luar negerinya. Pada tahun 2025, Trump mendirikan Dewan Perdamaian yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Langkah ini sempat menimbulkan spekulasi bahwa Washington sedang menyiapkan alternatif bagi PBB.

Namun, Trump membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tujuannya adalah mendorong perjanjian-perjanjian damai, termasuk antara Israel dan Hamas. Sejak kembali ke Gedung Putih tahun lalu, Trump juga melakukan pemotongan signifikan terhadap anggaran AS untuk PBB. Pemerintahannya bahkan menarik Amerika Serikat dari beberapa organisasi yang berafiliasi dengan PBB, salah satunya adalah World Health Organization (WHO).

Dukungan Trump terhadap Gianni Infantino ini menunjukkan bahwa meskipun AS melakukan berbagai perubahan, hubungan dengan PBB tetap menjadi prioritas. Infantino diharapkan dapat menjadi jembatan antara kepentingan AS dan komunitas internasional secara keseluruhan.

Join the discussion