Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Internasional

Meeting Results: Anak Pekerja Migran di Rusia Wajib Tinggalkan Negara Saat 18 Tahun

David Hernandez - tajuknusa.com 2 mins read

k Pekerja Migran Rusia Wajib Tinggalkan Negara Saat 18 Tahun Meeting Results - Pemerintah Rusia baru saja merilis kebijakan baru yang membatasi masa tinggal

Meeting Results: Anak Pekerja Migran di Rusia Wajib Tinggalkan Negara Saat 18 Tahun

Anak Pekerja Migran Rusia Wajib Tinggalkan Negara Saat 18 Tahun

Meeting Results – Pemerintah Rusia baru saja merilis kebijakan baru yang membatasi masa tinggal anak-anak pekerja migran di negara tersebut. Regulasi ini memperketat aturan kewarganegaraan, di mana setiap anak dari pekerja migran wajib meninggalkan wilayah Rusia dalam 30 hari setelah mencapai usia 18 tahun atau setelah memperoleh izin kerja. Kebijakan ini diterbitkan dalam rapat kementerian, yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026), dan diumumkan melalui Azeri Press Agency.

Detail Kebijakan Peningkatan Usia Peninggalkan Rusia

Menurut laporan Azeri Press Agency, aturan ini tidak hanya berlaku bagi anak-anak pekerja migran, tetapi juga mewajibkan mereka meninggalkan Rusia dalam 15 hari jika izin kerja mereka dicabut atau tidak diperpanjang. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa keberadaan pekerja migran di Rusia tetap terkontrol, dengan fokus pada kebutuhan perekonomian negara. Para pekerja migran diperlukan untuk memenuhi standar penghasilan resmi yang cukup untuk menanggung biaya hidup diri dan keluarga, termasuk anak-anak yang menjadi bagian dari keluarga mereka.

Dalam Meeting Results, kementerian terkait menyatakan bahwa aturan ini berlaku sejak 1 Juli 2026. Pemerintah Rusia menyebutkan bahwa kebijakan ini akan mengurangi tekanan migrasi, terutama dari negara-negara berkembang seperti Indonesia, yang menjadi sumber tenaga kerja utama bagi Rusia. Kebijakan ini juga menegaskan bahwa status kependudukan anak-anak pekerja migran harus diatur secara terpisah dari orang tua mereka, sehingga mereka tidak otomatis mendapatkan keistimewaan kewarganegaraan.

Persyaratan Ekonomi dan Perkembangan Selanjutnya

Kebijakan ini menetapkan bahwa setiap pekerja migran harus memiliki penghasilan minimum yang sesuai dengan standar hidup minimum di Rusia. Dengan demikian, anak-anak yang tinggal bersama orang tua mereka hanya diperbolehkan tetap tinggal jika orang tua mampu memenuhi syarat ekonomi tersebut. Dalam Meeting Results, pihak berwenang menyampaikan bahwa penerapan kebijakan ini akan diiringi dengan program bantuan sosial untuk anak-anak yang terdampak, agar mereka tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan atau pendidikan di negara asal.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah Rusia juga sedang merancang mekanisme pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak pekerja migran. Dalam rapat terkini, para pejabat menegaskan bahwa kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap, dengan pengumuman resmi yang akan dijadwalkan dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu, mereka berharap kebijakan ini dapat menjadi dasar bagi negara-negara lain untuk mengadopsi strategi serupa dalam mengelola migrasi tenaga kerja.

Berita Terkait

Di samping ini, pemerintah Rusia juga sedang menyusun rencana pengurangan jumlah tenaga kerja asing. Dalam Meeting Results, dinyatakan bahwa kebijakan ini akan dilengkapi dengan program pelatihan keterampilan bagi pekerja migran yang terdampak. Selain itu, ada diskusi mengenai peningkatan jumlah visa khusus untuk pekerja migran dari negara-negara tertentu, seperti Indonesia, yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap sektor perekonomian Rusia.

Join the discussion