Visit Agenda: Kecewa Ditolak Peralta, Persija Rekrut Gelandang Seharga Rp 22,8 M
g Rp 22,8 M Usai Tolak Peralta Visit Agenda - Setelah kecewa dengan penolakan Mariano Peralta, Persija Jakarta melanjutkan upaya rekrutmen untuk memperkuat
Visit Agenda: Persija Jakarta Rekrut Gelandang Rp 22,8 M Usai Tolak Peralta
Visit Agenda – Setelah kecewa dengan penolakan Mariano Peralta, Persija Jakarta melanjutkan upaya rekrutmen untuk memperkuat lini tengah mereka menjelang musim 2026/2027. Peralta, yang sebelumnya dianggap sebagai prioritas utama, akhirnya memilih bergabung dengan Persib Bandung. Untuk menggantinya, klub ibukota mengumumkan perekrutan Stjepan Loncar, gelandang berpengalaman dari Bosnia-Herzegovina, dengan nilai transfer mencapai Rp 22,8 miliar. Langkah ini bertujuan memperbaiki kekuatan tim selama Visit Agenda, dengan harapan menyelesaikan kekosongan yang terjadi setelah kegagalan mendapatkan Peralta.
Peralta dan Kehilangan Strategi Kunci
Sebelumnya, Mariano Peralta sempat menjadi bahan pembicaraan pelatih Shin Tae-yong sejak bulan Juni 2026. Shin menyatakan bahwa Peralta sudah mencapai kesepakatan dengan Persija, tetapi pada 19 Juli 2026, pemain tersebut memutuskan bergabung dengan Persib Bandung. Kehilangan Peralta, yang dianggap sebagai pilihan utama, membuat manajemen Persija mengambil langkah cepat untuk merekrut Loncar. Kehadiran Loncar diharapkan bisa menjadi solusi strategis untuk menjalani Visit Agenda dengan lebih siap.
“Kami mengalami kecewa karena Peralta memilih klub lain, tetapi kami segera bergerak untuk menemukan pengganti terbaik. Loncar adalah pilihan yang tepat karena pengalamannya di Eropa dan prestasi yang telah dicapai,” kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca, pada 19 Juli 2026.
Loncar, yang berusia 29 tahun, merupakan pemain berbakat yang telah menunjukkan kemampuan di berbagai kompetisi. Ia pernah membela tim seperti HNK Rijeka, Ferencvarosi TC, KV Kortrijk, FC Astana, Lech Poznan, hingga NK Istra 1961. Dalam musim 2025/2026, ia bermain dalam 33 pertandingan Liga Kroasia dan mencetak tiga gol serta enam assist. Kehadirannya di Persija Jakarta selama dua musim diharapkan bisa memberikan dampak positif pada kemampuan tim selama Visit Agenda.
Profil dan Karier Loncar
Stjepan Loncar lahir di Mostar pada 10 November 1996, dan sejak awal kariernya di level profesional, ia menunjukkan komitmen yang kuat. Ia memulai karier di NK Siroki Brijeg sebelum melangkah ke Eropa. Sebagai gelandang berpostur tinggi 187 sentimeter, Loncar dikenal sebagai pemain yang memiliki visi lapangan dan kemampuan mengoper bola matang. Kemampuan ini membuatnya menjadi target transfer banyak klub di Eropa, termasuk Persija Jakarta.
Di tingkat internasional, Loncar telah mewakili Bosnia-Herzegovina sebanyak 11 kali sejak debut senior pada 2018. Ia juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions UEFA, Europa League, dan Conference League. Pengalaman tersebut dianggap menjadi bekal penting bagi Loncar dalam menyesuaikan diri di Liga Indonesia, terutama selama Visit Agenda.
“Saya sangat antusias untuk memulai petualangan baru di Indonesia. Tujuan saya adalah membantu Persija meraih kesuksesan secepat mungkin. Saya percaya kemampuan saya bisa berkontribusi dalam hal-hal penting seperti daya tahan dan keakuratan umpan,” tutur Loncar, dalam wawancara eksklusif dengan tim media Persija.
Manajemen Persija Jakarta juga menegaskan bahwa Loncar dipilih karena keahliannya dalam mengatur tempo permainan dan keandalannya dalam bertahan di tengah kompetisi yang ketat. Dengan lebih dari 350 pertandingan di level senior, dua gelar juara Liga Hungaria bersama Ferencvaros, dan penampilan di timnas Bosnia-Herzegovina, Loncar dianggap sebagai kekuatan baru yang bisa meningkatkan performa tim selama Visit Agenda.
Kehadiran Loncar diharapkan bisa menjadi pengisi kekosongan di lini tengah yang terjadi akibat kegagalan mendapatkan Peralta. Shin Tae-yong, yang sebelumnya menolak perekrutan Loncar, kini menjadi pelatih Persija yang optimis dengan pemain baru ini. Ia menegaskan bahwa Loncar bisa memberikan pengaruh signifikan untuk membawa Persija mencapai target prestasi selama musim 2026/2027.
“Loncar memiliki potensi besar untuk mengubah dinamika permainan kami. Dengan pengalaman di berbagai liga dan kompetisi internasional, ia bisa memberikan kontribusi krusial dalam Visit Agenda,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah penandatanganan Loncar.
Dalam persiapan untuk Visit Agenda, Persija Jakarta juga memperkuat tim dengan beberapa pemain lain, termasuk pemain belakang dan penyerang. Kombinasi antara Loncar dan rekrutan baru lainnya diharapkan bisa membangun tim yang lebih solid dan siap bersaing di level nasional. Manajemen klub menyatakan bahwa mereka akan terus memantau kinerja Loncar dan memastikan bahwa pemain tersebut bisa memberikan hasil maksimal selama pertandingan yang dinanti-nantikan oleh para penggemar macan kemayoran.
