Lionel Scaloni: Mungkin Saya Mundur setelah Desember
New Jersey, Beritasatu.com – Pelatih timnas Argentina mengisyaratkan kemungkinan besar ia akan mengakhiri perjalanan sebagai pelatih tim nasional setelah masa
Lionel Scaloni Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina Setelah Desember 2026 Pasca Final Piala Dunia
Tajuknusa.com – New Jersey, Beritasatu.com – Pelatih timnas Argentina mengisyaratkan kemungkinan besar ia akan mengakhiri perjalanan sebagai pelatih tim nasional setelah masa kontraknya berakhir pada bulan Desember 2026. Sinyal tersebut muncul tepat setelah Argentina harus rela kalah dari Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 48 tahun itu tampak sulit menahan air mata saat menghadiri konferensi pers seusai pertandingan. Tekanan berat selama turnamen serta kegagalan mempertahankan trofi membuat sang pelatih menangis di hadapan awak media. Ia mengungkapkan bahwa kondisi mentalnya perlu dipulihkan terlebih dahulu sebelum kembali menyusun tim untuk menghadapi siklus kompetisi mendatang.
“Saya perlu mengatur ulang semuanya dan membangun kelompok seperti ini lagi. Saya tidak yakin kelompok seperti ini akan mudah terbentuk kembali,” ujarnya.
“Hal ini melukai jiwa saya. Saya sangat menyesal,” tambah pelatih tersebut sebelum tidak mampu melanjutkan pernyataannya.
Konfirmasi Rencana Mundur
Scaloni menjelaskan bahwa ia akan bertahan hingga Desember mendatang. Setelah periode tersebut, ia kemungkinan besar akan mundur dari jabatannya. Namun, keputusan final masih harus ia diskusikan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio “Chiqui” Tapia.
“Saya akan bertahan sampai Desember. Setelah itu, kemungkinan saya akan mundur,” kata Scaloni pada Selasa (21/7/2026).
“Saya harus membicarakannya dengan presiden, tetapi kemungkinan besar saya ingin beristirahat dan menenangkan diri untuk sementara waktu,” lanjutnya.
Konferensi pers tersebut kemudian berakhir lebih cepat dari jadwal. Pelatih meninggalkan ruangan dalam keadaan diliputi kesedihan atas hasil pertandingan. Ia menjadi satu-satunya anggota delegasi Argentina yang memberikan keterangan setelah final, sementara para pemain memilih untuk tidak berbicara kepada media.
Masa Depan yang Tidak Pasti
Pernyataan pelatih memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Argentina. Situasi semakin tidak menentu karena Lionel Messi juga belum memberikan kepastian mengenai kelanjutan kariernya bersama tim nasional. Messi telah berusia 39 tahun ketika tampil pada Piala Dunia 2026. Kapten Argentina tersebut belum mengumumkan keputusan mengenai kelanjutan karier internasionalnya.
Masa depan pemain senior lain, seperti Emiliano Martinez dan Leandro Paredes, juga menjadi perhatian setelah berakhirnya turnamen. Kemungkinan kepergian pelatih dapat menjadi awal perubahan besar dalam timnas Argentina.
Perjalanan Sukses di Bawah Kepemimpinan Scaloni
Pelatih mulai menangani Argentina sebagai pelatih sementara pada Agustus 2018. Penunjukan yang awalnya tidak direncanakan sebagai proyek jangka panjang itu kemudian berkembang menjadi salah satu periode tersukses dalam sejarah tim nasional.
Di bawah kepemimpinannya, Argentina mengakhiri penantian gelar selama 28 tahun dengan menjuarai Copa America 2021. Pelatih kemudian membawa Argentina mengalahkan Italia dalam Finalissima 2022 sebelum mempersembahkan gelar Piala Dunia di Qatar pada tahun yang sama. Kesuksesan berlanjut ketika Argentina mempertahankan gelar Copa America pada 2024.
Albiceleste kembali menembus final Piala Dunia pada 2026, tetapi gagal meraih gelar secara beruntun setelah dikalahkan Spanyol. Pencapaian tersebut membuat pelatih menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Argentina.
Kandidat Pengganti Pelatih
Pergantian pelatih akan menjadi tantangan besar bagi AFA. Pengganti harus menjaga kesinambungan prestasi sekaligus memulai regenerasi setelah era pemain-pemain senior. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan posisi pelatih Argentina apabila pelatih meninggalkan jabatannya.
Asisten pelatih Pablo Aimar dinilai menjadi pilihan alami karena memahami sistem permainan dan karakter para pemain. Namun, belum diketahui apakah mantan pemain Valencia tersebut tertarik menjadi pelatih kepala. Pelatih tim Argentina U-20 Diego Placente juga disebut sebagai salah satu kandidat internal. Ia memiliki pengalaman membina pemain muda yang berpotensi menjadi bagian tim senior.
Nama Mauricio Pochettino, Marcelo Gallardo, Eduardo Coudet, dan Diego Simeone turut disebut sebagai calon pengganti. Namun, pembahasan tersebut masih berupa spekulasi dan AFA belum memberikan keterangan resmi.
Pelatih masih akan menjalankan tugasnya hingga Desember 2026. Keputusan akhir mengenai masa depannya kemungkinan ditentukan setelah berdiskusi dengan Tapia dan jajaran AFA.
