Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Nusantara

Visit Agenda: Mandalika Kini Punya Akomodasi Baru untuk Perkuat Sport Tourism

Robert Moore - tajuknusa.com 3 mins read

Visit Agenda: Mandalika Perkuat Sport Tourism dengan Akomodasi Baru Visit Agenda - Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok

Visit Agenda: Mandalika Kini Punya Akomodasi Baru untuk Perkuat Sport Tourism

Visit Agenda: Mandalika Perkuat Sport Tourism dengan Akomodasi Baru

Visit Agenda – Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menghadirkan inisiatif baru bernama Sade Social Space yang bertujuan meningkatkan daya tarik pariwisata olahraga atau sport tourism. Fasilitas ini, yang dirilis oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, diharapkan menjadi penopang utama untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor wisata, khususnya dalam menyambut pengunjung yang ingin menikmati pengalaman olahraga sekaligus menginap. “Komitmen terhadap inovasi di bidang pariwisata menjadi kunci utama untuk menarik minat wisatawan internasional,” ujar Ni Luh dalam peresmian.

Visit Agenda dan Peran Mandalika dalam Pariwisata Nasional

Di tengah upaya pemerintah membangun destinasi unggulan, Mandalika telah diakui sebagai pusat sport tourism yang berpotensi besar. Ni Luh Puspa menekankan bahwa kawasan ini menjadi prioritas nasional karena keunikan alamnya, seperti pantai Pasir Putih dan Pura Lingsar, yang secara alami menarik pengunjung. “Kami menilai, pengembangan akomodasi berbasis olahraga bisa menjadi pendorong utama Visit Agenda di wilayah Nusa Tenggara Barat,” tambahnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Mandalika terus mengembangkan infrastruktur yang mendukung berbagai aktivitas olahraga, mulai dari olahraga air hingga atletik.

“Pengelolaan yang terpadu antara pariwisata dan olahraga akan memastikan kualitas pengalaman wisatawan tetap terjaga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru untuk masyarakat lokal,” kata Ni Luh.

Fitur Fasilitas Baru untuk Visit Agenda

Sade Social Space mengusung konsep multifungsi yang menggabungkan kebutuhan penginapan, olahraga, dan kreativitas ekonomi. Fasilitas ini memiliki 38 kamar yang didekorasi dengan sentuhan budaya lokal, serta tiga lapangan padel dan satu lapangan basket yang dirancang untuk menunjang kegiatan olahraga. Ahmad Fajar, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, menjelaskan bahwa pembangunan ini berdasarkan riset kebutuhan pasar. “Pengunjung yang datang untuk aktivitas sport tourism semakin menginginkan akomodasi yang memadai, termasuk tempat beristirahat yang nyaman,” katanya.

“Kami juga memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal, karena ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam Visit Agenda,” tambah Ahmad Fajar.

Dalam konteks global, Visit Agenda Mandalika dianggap sebagai salah satu proyek paling inovatif di Indonesia. Fasilitas baru ini bukan hanya meningkatkan kapasitas penginapan, tetapi juga menawarkan pengalaman yang lengkap bagi wisatawan, baik dalam hal aktivitas olahraga maupun kenyamanan tempat tinggal. Dengan adanya Sade Social Space, Mandalika semakin siap menjadi destinasi utama untuk acara seperti lomba lari internasional, turnamen olahraga, atau bahkan penginapan selama event besar.

Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Ni Luh, keberhasilan Visit Agenda Mandalika bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan komunitas lokal. “Inisiatif seperti Sade Social Space menunjukkan komitmen untuk mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur harus seimbang dengan pengelolaan lingkungan, agar daya tarik alam Mandalika tetap terjaga. “Kami juga menyiapkan program pengawasan lingkungan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak merusak ekosistem,” jelas Ni Luh.

Di sisi lain, Ahmad Fajar menjelaskan bahwa fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperluas peluang kerja bagi penduduk setempat. “Dengan Visit Agenda yang terus berkembang, kita bisa menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih kuat dan lebih berkelanjutan,” tegasnya. Penambahan akomodasi juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang ingin menginap lebih lama, sehingga bisa mengikuti berbagai acara olahraga sepanjang tahun.

Seiring dengan kehadiran Sade Social Space, pemerintah daerah juga berencana menghadirkan lebih banyak proyek yang berfokus pada sport tourism. Menurut data terbaru, jumlah pengunjung Mandalika telah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di musim tertentu. “Kita harus terus berinovasi agar Mandalika tetap menjadi destinasi utama untuk Visit Agenda,” tambah Ni Luh. Dengan kombinasi fasilitas yang lengkap dan pelayanan yang baik, kawasan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Mandalika, sebagai satu dari empat kawasan ekonomi khusus yang dicanangkan pemerintah, telah menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi pusat sport tourism nasional. Penambahan akomodasi baru ini tidak hanya meningkatkan kapasitas penginapan, tetapi juga memperkuat kapasitas kawasan untuk menampung berbagai jenis wisatawan. Dengan dikelola secara profesional, Sade Social Space diharapkan menjadi contoh terbaik dalam pengembangan pariwisata berbasis olahraga yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Join the discussion