New Policy: Bersiap Dikunjungi PM Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
New Policy: Candi Prambanan Sesuaikan Operasional untuk PM Modi Kunjungan Pengumuman New Policy New Policy - Dalam rangka menyambut kunjungan PM Modi
New Policy: Candi Prambanan Sesuaikan Operasional untuk PM Modi Kunjungan
Pengumuman New Policy
New Policy – Dalam rangka menyambut kunjungan PM Modi, pengelola Candi Prambanan telah menerapkan New Policy yang memperbarui sistem pengoperasionalan kawasan sejarah. Penyesuaian ini dilakukan secara bertahap sejak awal bulan Juli 2026, dengan tujuan memastikan pengalaman wisata tetap optimal sambil memenuhi kebutuhan keamanan untuk acara kenegaraan. Pihak pengelola menyatakan bahwa New Policy ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan layanan dan memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan India dalam pelestarian budaya.
Penyesuaian Jadwal dan Operasional
Kunjungan resmi PM Modi dan Presiden Prabowo Subianto ke Candi Prambanan menjadi momen penting bagi pihak pengelola untuk menyesuaikan jadwal pengunjungan. Sebagai bagian dari New Policy, pengunjung diberi penyesuaian jam operasional dan pembagian zona wisata untuk memastikan arus kunjungan tetap terkontrol. Meski lokasi tersebut menjadi fokus utama kegiatan kenegaraan, pengunjung tetap bisa menikmati keindahan candi-candi yang berdiri lebih dari seribu tahun ini dengan fasilitas terbaru yang ditambahkan.
Penyesuaian operasional melibatkan kerja sama antara tim pengelola, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Gistang Panutur, Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM), menjelaskan bahwa New Policy ini dirancang untuk mengurangi kemacetan di area utama serta meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Kami memastikan pengunjung tetap dapat menjelajahi Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung dengan aman, serta menikmati nilai sejarah dan budaya kawasan,” tambah Gistang, Selasa (7/7/2026).
Dalam rangka mengoptimalkan New Policy, pengelola Candi Prambanan juga mengatur jalur masuk khusus pada 7–8 Juli 2026. Wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan sejarah tersebut dianjurkan masuk melalui Pintu Candi Sewu, Klaten, dengan penyesuaian zona kunjungan dan tambahan fasilitas seperti tempat istirahat, informasi sejarah, serta area foto untuk pengunjung yang ingin berfoto di lokasi terpilih.
Penggunaan tiket daring juga diperketat sebagai bagian dari New Policy. Pihak pengelola menghentikan penjualan tiket langsung di lokasi setelah pukul 15.00 WIB, sementara tiket online tetap valid. Langkah ini bertujuan mengurangi antrean dan meningkatkan efisiensi pengelolaan. Selain itu, New Policy juga melibatkan pelatihan petugas pengelola dan tambahan petugas pengamanan untuk memastikan kegiatan kunjungan berjalan lancar dan aman.
Kunjungan PM Modi ke Candi Prambanan dianggap sebagai simbol keberlanjutan hubungan antara kedua negara. Dalam pernyataannya, PM Modi menekankan pentingnya warisan budaya sebagai jembatan antara Indonesia dan India. “Candi Prambanan adalah bukti nyata keterkaitan budaya antara kami, dan New Policy ini akan menjadi dasar untuk kolaborasi pelestarian budaya yang lebih dalam di masa depan,” kata Modi, Selasa (7/7/2026).
Dengan menerapkan New Policy, pengelola Candi Prambanan berharap bisa menjaga keaslian situs sejarah sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pengunjung. Perubahan ini juga menjadi contoh kebijakan terbaru dalam pengelolaan warisan dunia UNESCO yang lebih berfokus pada pengalaman wisata yang inklusif dan berkelanjutan. Diharapkan, kebijakan ini dapat diadopsi oleh lokasi wisata lain di Indonesia sebagai langkah proaktif dalam menghadapi kunjungan kenegaraan dan mengoptimalkan perekonomian lokal.
