Meeting Results: Bupati Gowa Terlambat Hadiri Sidang Hak Angket, Pansus Sempat Skors
Meeting Results: Bupati Gowa Terlambat Hadiri Sidang Hak Angket, Pansus Sempat Skors Meeting Results - Sidang hak angket DPRD Gowa yang sedang menyelidiki
Meeting Results: Bupati Gowa Terlambat Hadiri Sidang Hak Angket, Pansus Sempat Skors
Meeting Results – Sidang hak angket DPRD Gowa yang sedang menyelidiki Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang terpaksa dihentikan sementara setelah bupati terlambat tiba di ruang rapat. Keterlambatan tersebut membuat agenda sidang terganggu dan memicu keputusan untuk menyusun skorsing selama satu jam, Selasa (14/7/2026). Sidang yang berlangsung di lantai dua kantor DPRD Gowa, Jalan Masjid Raya, Somba Opu, dipimpin oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) Kasim Sila, didampingi Wakil Ketua Asrul Makkaraus dan Sekretaris Andi Lukman Naba.
Agenda Sidang Hak Angket dan Penyelidikan
Meeting Results berfokus pada tiga objek penyelidikan yang diangkat dalam sidang. Pertama, dugaan penyimpangan dalam pengadaan seragam sekolah gratis TA 2025, kedua, penyalahgunaan wewenang dalam pembatalan program beasiswa S3 kedokteran milik Rizqila, dan ketiga, dugaan perselingkuhan yang diduga memengaruhi kinerja pemerintahan daerah. Kasim Sila menyampaikan bahwa sidang ini menjadi kesempatan untuk mengumpulkan fakta secara langsung dari Bupati Gowa.
“Kita hari ini fokus pada penyelidikan hak angket DPRD Kabupaten Gowa,”
kata Kasim Sila saat membuka sidang. Ia menekankan bahwa kehadiran Bupati Gowa sangat krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas terhadap tiga isu utama yang diangkat. Meski terlambat, Husniah akhirnya hadir sekitar 10 menit sebelum waktu skorsing ditutup.
Perubahan Jadwal dan Keputusan Pansus
Keterlambatan bupati memicu diskusi internal dalam forum. Kasim Sila mengatakan, “Sekarang sudah memasuki pukul 09.28 Wita dan saudari bupati belum berada di tempat yang telah disediakan.” Setelah berdiskusi, anggota Pansus menyetujui skorsing satu jam sebagai bentuk penghormatan terhadap ketidakhadiran bupati. Pimpinan sidang mengetuk palu dan menyatakan suspensi hingga pukul 10.30 Wita.
Meeting Results ini menunjukkan adanya dinamika dalam proses penyelidikan. Ramli Rewa, anggota Pansus, menyampaikan usulan skorsing karena undangan telah menetapkan jam 09.00 Wita sebagai waktu dimulai. “Bupati Gowa terlambat hingga 28 menit, sehingga kami memutuskan untuk menghentikan sidang,” katanya. Yusuf Harun menyetujui keputusan tersebut karena jadwal pemeriksaan dianggap telah terlewat.
Kedatangan Bupati Gowa akhirnya terjadi pada pukul 10.08 Wita. Ia tiba menggunakan mobil dinas Toyota Alphard berpelat merah DD 1 B dan langsung menuju ruang sidang. Penampilan Husniah dengan pakaian dinas cokelat disambut oleh massa yang menunggu sejak pagi di depan kantor. Pengunjuk rasa berpakaian hitam menjeritkan dukungan saat bupati memasuki area gedung.
Meeting Results ini juga memperlihatkan peran keamanan dalam mengatur alur sidang. Petugas memeriksa setiap orang yang masuk dan hanya mengizinkan pengunjung yang memiliki identitas atau izin mengikuti proses penyelidikan. Beberapa pendukung Husniah menemani beliau hingga ke ruang sidang, memakai
passappusebagai penutup kepala khas Sulawesi Selatan.
Keberadaan mereka menunjukkan antusiasme publik terhadap proses pemeriksaan.
Setelah hadir, Bupati Gowa langsung diberi kesempatan untuk menjelaskan perihal keterlambatan. Ia menyatakan bahwa kehadiran yang terlambat disebabkan oleh kendala logistik dan kebutuhan untuk menyiapkan dokumen. Kasim Sila mengatakan, “Saudari bupati diberikan waktu satu jam untuk menyampaikan penjelasan, dan kami akan melanjutkan sidang setelahnya.” Kehadiran bupati membuka peluang untuk menguji fakta secara langsung di tengah masyarakat.
