Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Nusantara

Latest Program: Keluhkan Listrik Sering Padam, Warga Talaud Minta Perhatian Pemerintah

Mark Anderson - tajuknusa.com 3 mins read

Warga Talaud Keluhkan Listrik Sering Padam, Minta Perhatian dalam Program Terbaru Latest Program - Dalam rangka memperkuat program pembangunan terpadu, warga

Latest Program: Keluhkan Listrik Sering Padam, Warga Talaud Minta Perhatian Pemerintah

Warga Talaud Keluhkan Listrik Sering Padam, Minta Perhatian dalam Program Terbaru

Latest Program – Dalam rangka memperkuat program pembangunan terpadu, warga Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, kembali mengeluhkan gangguan listrik yang sering terjadi. Kondisi ini dianggap menghambat berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan, ekonomi, dan pelayanan kesehatan. Berbagai wilayah, seperti Desa Tarohan di Kecamatan Beo Selatan, menjadi pusat keluhan karena pasokan listrik yang tidak menjamin kestabilan. Masalah ini sudah berlangsung cukup lama, sehingga menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Proses Belajar dan Produktivitas Terancam karena Kebutuhan Listrik yang Tak Terpenuhi

Ketidakstabilan aliran listrik tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga mengganggu proses belajar anak-anak dan produktivitas pekerjaan. Seorang warga yang juga menjadi penggiat lokal, Bastian Amos, menuturkan bahwa gangguan listrik sering memaksa masyarakat untuk mengandalkan sumber energi alternatif, seperti generator dan baterai. “Selama listrik padam, banyak pekerjaan tertunda, dan anak-anak sulit menyelesaikan tugas sekolah,” jelas Bastian, Sabtu (27/6/2026) malam. Ia menekankan bahwa listrik yang andal adalah bagian integral dari program terbaru yang dirancang pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup warga daerah terpencil.

Sebagai wilayah perbatasan NKRI, masyarakat Talaud mengharapkan dukungan lebih besar dalam program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar, termasuk jaminan listrik yang dapat diandalkan,” tambah Bastian saat dikonfirmasi. Ia mengingatkan bahwa masalah listrik ini tidak hanya menjadi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Keluhan warga Talaud muncul setelah berbagai upaya dalam program terbaru tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Meski pemerintah sudah menjanjikan pengembangan jaringan listrik, keberhasilan program ini masih tergantung pada koordinasi antarlembaga dan alokasi dana yang memadai. Menurut Bastian, kebutuhan listrik di daerah tersebut lebih besar dibandingkan daerah lain, sehingga pemerintah harus mengevaluasi ulang prioritas pembangunan.

Peran Strategis Talaud dalam Pembangunan Nasional

Talaud, yang berbatasan langsung dengan negara lain, dinilai memiliki peran strategis dalam penguatan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses listrik yang andal, warga di sana diharapkan bisa menikmati layanan dasar setara dengan daerah lain, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah dan pihak terkait, kata Bastian, perlu memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar di wilayah perbatasan tersebut.

Masalah listrik juga memperparah tantangan di daerah terluar. Warga menginginkan solusi jangka panjang yang memperbaiki ketersediaan dan kualitas pasokan energi listrik. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar, dan kesejahteraan bisa meningkat secara signifikan. Para pengusaha kecil dan pedagang lokal mengeluhkan bahwa gangguan listrik sering menyebabkan kerugian finansial, terutama di musim kemarau.

Sejumlah warga setempat menyoroti pentingnya program terbaru yang mengintegrasikan pelayanan listrik dengan kebutuhan sehari-hari. Mereka berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih besar, terutama dalam meningkatkan sistem distribusi energi yang lebih efisien. Ketua Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) setempat, Suryadi Kambu, menuturkan bahwa keluhan ini sudah sering dibawa ke pihak terkait, tetapi solusi masih belum memadai. “Kami telah mengusulkan berbagai opsi dalam program terbaru, termasuk penggunaan energi terbarukan, tetapi pemerintah belum mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Talaud menjadi sorotan karena keluhan warga terkait ketidakstabilan pasokan listrik. Banyak penduduk setempat mengeluhkan bahwa gangguan listrik membuat kehidupan rumit, terutama di rumah tangga dan usaha mikro. Masalah ini juga memengaruhi kesehatan, karena beberapa fasilitas kesehatan lokal bergantung pada aliran listrik yang terus-menerus diputus.

Join the discussion