Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Nusantara

Latest Program: Diduga Korupsi Rp 8 Miliar, Mantan Bupati Aliong Mus Ditahan

Mark Anderson - tajuknusa.com 2 mins read

Program: Mantan Bupati Aliong Mus Ditahan Diduga Korupsi Rp 8 Miliar Latest Program - Kasus korupsi dengan nilai dugaan kerugian negara hingga Rp 8 miliar

Latest Program: Mantan Bupati Aliong Mus Ditahan Diduga Korupsi Rp 8 Miliar

Latest Program – Kasus korupsi dengan nilai dugaan kerugian negara hingga Rp 8 miliar terus mengemuka dalam Latest Program terkini. Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Kejati) setelah dinyatakan sebagai tersangka dalam proyek pembangunan Istana Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Tahun Anggaran 2023. Penahanan ini dilakukan untuk mempercepat penyelidikan terhadap dugaan penggelapan dana proyek yang mengakibatkan kerugian negara signifikan.

Aliong Mus, yang ditahan pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIT, dikenakan rompi tahanan warna jingga dan dibawa ke mobil polisi. Ia segera ditempatkan di Rumah Tahanan Kelas IIB Jambula, Kota Ternate. Sebelumnya, Aliong telah diterbangkan dari Jakarta ke Ternate pagi hari dan menjalani pemeriksaan intensif hampir selama 9 jam. Menurut Kasi Penerangan Hukum Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy, penahanan ini bertujuan mempercepat proses penyelidikan dalam Latest Program ini.

“Penyidik menahan tersangka selama 20 hari untuk mengoptimalkan Latest Program penyelidikan dan mengumpulkan bukti lebih lengkap,” ujar Matheos Matulessy. Ia menjelaskan, langkah ini dilakukan setelah ditemukan aliran dana yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 8 miliar. Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus korupsi ini.

Detail Proyek dan Laporan BPK

Proyek pembangunan Istana Daerah tahun 2023 memiliki anggaran hampir Rp 17 miliar. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Maluku Utara menyoroti dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 8 miliar. Menurut Sofyan, Kasi Operasi Bidang Tindak Pidana Khusus, penyidik menetapkan Aliong sebagai tersangka setelah saksi-saksi mengungkap adanya dana yang dialirkan kepadanya. Penyelidikan ini merupakan bagian dari Latest Program investigasi yang terus berjalan, dengan tujuan mengungkap seluruh praktik penyalahgunaan dana tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan dana publik yang dianggap kurang transparan. Pemerintah daerah setempat dan masyarakat pulau Taliabu kini menunggu hasil investigasi lebih lanjut, terutama dalam rangka Latest Program penegakan hukum. Selain itu, proses ini juga diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pemimpin daerah lain yang mungkin terlibat dalam tindakan serupa.

Dampak Kasus Korupsi pada Daerah

Penyidikan terhadap Aliong Mus tidak hanya menyangkut kepentingan keuangan, tetapi juga mempengaruhi kredibilitas pemerintahan di Pulau Taliabu. Kasus ini menunjukkan adanya potensi korupsi dalam pengelolaan dana proyek infrastruktur yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat. Selama masa jabatannya, Aliong dikenal sebagai pemimpin yang aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan, namun kini dugaan tindakannya menjadi bahan perdebatan.

Kasus Aliong Mus dalam Latest Program ini juga menjadi bahan pembelajaran bagi pihak-pihak yang terlibat dalam proyek serupa. Dengan ditemukannya dana yang disalahgunakan, pemerintah daerah dan lembaga pengawasan perlu lebih memperketat pengelolaan anggaran dan transparansi dalam setiap proyek pembangunan. Masyarakat pulau Taliabu menanti hasil penyelidikan untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah tersebut.

Join the discussion