Skip to content
After Dark
Juni 18, 2026
Nasional

Visit Agenda: 5 Organisasi Mahasiswa Bantah Terlibat dengan BEM Bersatu

Richard Wilson 3 mins read

dengan BEM Bersatu Visit Agenda - Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa organisasi mahasiswa dari berbagai universitas mengklarifikasi hubungan mereka setelah

Visit Agenda: 5 Organisasi Mahasiswa Bantah Terlibat dengan BEM Bersatu

5 Organisasi Mahasiswa Bantah Terlibat dengan BEM Bersatu

Visit Agenda – Jakarta, Beritasatu.com – Beberapa organisasi mahasiswa dari berbagai universitas mengklarifikasi hubungan mereka setelah dianggap terkait dengan aliansi BEM Bersatu. Pernyataan ini muncul setelah acara konferensi pers yang digelar oleh kelompok mahasiswa yang menyatakan mewakili sejumlah BEM kampus pada Selasa (16/6/2026). BEM Bersatu menjadi sorotan publik setelah mengungkap dugaan keterlibatan politik dalam kegiatan eks Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. Pernyataan tersebut memicu berbagai respons dari berbagai pihak.

Dalam konferensi pers tersebut, beberapa mahasiswa diperkenalkan sebagai perwakilan dari organisasi kemahasiswaan berbagai kampus. Namun, sejumlah lembaga menyatakan tidak pernah memberikan mandat resmi kepada pihak luar. Setidaknya lima organisasi dan institusi kampus mengeluarkan pernyataan terbuka untuk membantah keterlibatan mereka. Mereka menyoroti penggunaan nama organisasi yang dinilai tidak sesuai mekanisme resmi.

“Tiyo diduga memiliki hubungan dekat dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakan diduga terdaftar atas nama Siti Nuraini, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang merupakan menantu Jenderal (Purn) Andika Perkasa,” ujar Juru Bicara BEM Fakultas Bersatu, Rahmat Djimbula.

Aliansi BEM Bersatu juga menyoroti agenda Dialog Nasional Kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung di sebuah hotel di Bandung pada Kamis (18/6/2026). Acara tersebut disebut akan dihadiri oleh Tiyo Ardianto, Setyo Sularso, serta tokoh-tokoh lainnya.

Klarifikasi dari BEM FTI UBSI

Salah satu pernyataan pertama datang dari BEM Fakultas Teknik Industri Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Melalui unggahan di akun Instagram @bemftiubsi, organisasi ini menegaskan tidak terlibat dalam konferensi pers yang menyatakan mewakili BEM Bersatu. Mereka menyatakan tidak pernah mengirimkan perwakilan atau memberikan mandat kepada siapa pun.

“BEM FTI UBSI tidak memiliki pengurus, anggota, maupun ketua bernama ‘Ahmad’ seperti yang disebutkan dalam berita,” tulis unggahan Instagram @bemftiubsi.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai tindakan respons atas penggunaan nama organisasi dalam acara konferensi pers.

Klarifikasi dari BEM FPsi UNJ

Organisasi serupa juga dikeluarkan oleh BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta melalui Instagram @bemfpsiunj. Dalam pernyataan resmi, mereka menegaskan tidak pernah memberikan izin kepada pihak luar untuk mewakili atau menggunakan nama lembaga.

“BEM FPsi UNJ tidak pernah memberikan persetujuan kepada pihak tersebut untuk mewakili dan menggunakan nama BEM FPSI UNJ,” jelas unggahan Instagram @bemfpsiunj.

Mereka menjelaskan individu yang disebut dalam konferensi pers merupakan lulusan Fakultas Psikologi UNJ angkatan 2020, bukan bagian dari pengurus aktif 2026. Seluruh tindakan dan pernyataan dari individu tersebut dianggap tanggung jawab pribadi. Mereka juga meminta pihak yang bersangkutan meminta maaf.

Respons dari Aliansi Mahasiswa UNPam

Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang mengecam dugaan penyalahgunaan nama organisasi mahasiswa yang dinilai merugikan citra kampus. Mereka menyatakan menolak klaim dari Badan Eksekutif Mahasiswa FEB dalam forum BEM Bersatu.

“Kami Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang mengutuk dan mengecam keras segala bentuk kesewenang-wenangan yang dilakukan pihak FEB khususnya Mahasiswa Manajemen yang diduga diorganisir oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) UNPam,” tulis Instagram @aliansimahasiswaunpam.

Tidak hanya menyampaikan kecaman, mereka juga meminta kampus melakukan investigasi menyeluruh, memberikan sanksi kepada pihak yang melanggar aturan, serta menerbitkan klarifikasi resmi untuk memulihkan reputasi institusi.

Join the discussion