Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Nasional

Special Plan: Siap Diolah Jadi Vape, Ganja 3,37 Ton dari Thailand Dibongkar BNN

Robert Moore - tajuknusa.com 3 mins read

Special Plan: 3,37 Ton Ganja dari Thailand Dibongkar BNN Special Plan - Operasi Special Plan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) membawa hasil

Special Plan: Siap Diolah Jadi Vape, Ganja 3,37 Ton dari Thailand Dibongkar BNN

Special Plan: 3,37 Ton Ganja dari Thailand Dibongkar BNN

Special Plan – Operasi Special Plan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) membawa hasil signifikan ketika berhasil menggagalkan penyelundupan ganja seberat 3,37 ton dari Thailand ke kawasan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (1/7/2026). Penyelidikan ini dilakukan secara bersamaan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur, dengan barang bukti yang diamankan mencapai jumlah tersebut. Operasi Special Plan ini menunjukkan upaya intensif BNN dalam mematahkan jaringan narkoba lintas negara.

Deteksi dan Penangkapan Tersangka

Dalam penyelidikan, 12 individu masih menjalani pemeriksaan intensif. Mereka diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan ganja lintas negara, termasuk satu warga negara Malaysia dan dua orang dari Thailand. Dari hasil sementara, dua dari mereka ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena memiliki peran kritis dalam mengendalikan operasi tersebut. Operasi Special Plan ini membuktikan bahwa BNN tidak hanya fokus pada pencegahan narkoba, tetapi juga menerapkan strategi pengungkapan yang lebih terpadu.

Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Kombes Pol Didik Hariyanto, menyatakan pengungkapan ini berasal dari hasil penyelidikan lintas instansi yang terus berlangsung. “Ini merupakan operasi bersama antara BNN, Direktorat Jenderal Bea Cukai, dan didukung oleh Polda Jawa Timur. Barangnya sudah ditemukan dan penerima berhasil ditangkap, namun masih ada satu DPO dari Malaysia dan dua pelaku asal Thailand,” jelas Didik saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Kamis (2/7/2026).

Proses Pengolahan Ganja Menjadi Vape

BNN menemukan ganja berupa bunga cannabis dengan kadar tetrahydrocannabinol (THC) yang lebih tinggi dibandingkan ganja biasa di Indonesia. “Kualitas ganja dari Thailand lebih baik, karena THC-nya lebih besar,” tambah Didik. Lebih lanjut, lembaga itu mengungkap bahwa ganja tersebut diperkirakan tidak hanya disalurkan secara konvensional, tetapi juga diubah menjadi cairan rokok elektronik (liquid vape) untuk mempermudah konsumsi di pasar lokal. Pengolahan ini menjadi bukti bahwa jaringan narkoba kini semakin canggih dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasarnya.

Modus penyelundupan menggunakan koper yang dikamuflase sebelum dikirim melalui jasa ekspedisi. BNN memastikan investigasi masih berlangsung untuk mengungkap seluruh jaringan yang melibatkan Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Didik menjelaskan dua tersangka yang sudah ditahan memiliki peran berbeda: satu dianggap sebagai operator di Indonesia, sementara yang lain terlibat dalam distribusi. Proses ini memberikan gambaran tentang kelebihan operasi Special Plan dalam mengungkap modus baru peredaran narkoba.

Analisis Kualitas dan Risiko

Kepada Beritasatu.com, Didik menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan melalui koordinasi dengan aparat hukum lainnya. “Kasus ini masih dalam pengembangan, dan kita akan melacak jalur masuk serta modus pembelian secara rinci,” ujarnya. Meski demikian, detail lengkap tentang cara ganja masuk ke Indonesia belum diungkapkan karena masih dalam proses penyidikan. BNN menekankan bahwa ganja dari Thailand bukan hanya memiliki kualitas lebih baik, tetapi juga berpotensi mengancam kebijakan narkoba nasional.

Dalam operasi Special Plan, sebagian besar barang bukti, yaitu 3,35 ton, diamankan di Gresik, sementara 22 kilogram lainnya ditemukan di Purwakarta, Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa ganja telah mencapai beberapa titik distribusi sebelum akhirnya disita. BNN mengungkap bahwa ganja tersebut bisa menjadi bahan baku untuk produk vape, yang saat ini sedang marak di kalangan remaja dan dewasa.

Analisis BNN menunjukkan bahwa ganja dari Thailand memiliki kadar THC hingga 25%, jauh lebih tinggi daripada ganja lokal yang berkisar 10-15%. Kenaikan kadar THC ini meningkatkan efek psikoaktif ganja, sehingga lebih mudah menarik konsumen. Dengan operasi Special Plan, BNN berharap mampu menghentikan aliran ganja berkualitas tinggi yang bisa mempercepat penyebaran narkoba di Indonesia.

Langkah Lanjutan dan Harapan Masa Depan

Kasus Special Plan ini menyoroti kebutuhan koordinasi antar lembaga pemerintah dalam menghadapi ancaman narkoba. BNN mengungkap bahwa pengungkapan ganja sebanyak 3,37 ton adalah salah satu dari sekian banyak operasi yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. “Kami terus meningkatkan kapasitas pengungkapan melalui kemitraan strategis dengan Bea Cukai dan Polda,” tambah Didik.

Masih ada kemungkinan penyelundupan ganja akan terus berlangsung, terutama jika jaringan tersebut tidak segera dibongkar. Dalam operasi Special Plan, BNN memperlihatkan kemampuannya untuk menemukan bukti-bukti yang mungkin sulit terdeteksi. Dengan kemajuan ini, pihak BNN berharap dapat menggagalkan lebih banyak aksi penyelundupan ganja dari luar negeri, serta memperkuat regulasi penggunaan vape yang menyerap ganja.

Join the discussion