Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Nasional

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, DPR: Jadi Momen Perbaikan MBG

Richard Gonzalez - tajuknusa.com 2 mins read

Jakarta – Keputusan penting telah diambil oleh Nanik S Deyang Mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini mendapat perhatian serius dari

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, DPR: Jadi Momen Perbaikan MBG

Mundurnya Nanik S Deyang dari BGN: Peluang Besar untuk Perbaikan Program MBG

Tajuknusa.com – Jakarta – Keputusan penting telah diambil oleh Nanik S Deyang Mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris. Menurut Charles, momen ini merupakan kesempatan emas untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang sedang berjalan.

Charles Honoris menyampaikan apresiasinya atas pengunduran diri Nanik S Deyang yang disebabkan oleh faktor kesehatan. Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menjelaskan bahwa keputusan ini bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan biasa, melainkan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola program MBG yang selama ini menjadi prioritas utama pemerintah.

“Saya menghormati keputusan Ibu Nanik untuk mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Saya mendoakan agar beliau diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan segera pulih sepenuhnya,” ujar Charles Honoris saat dihubungi pada Rabu, 22 Juli 2026.

Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Menurut Charles, perubahan kepemimpinan di BGN seharusnya tidak hanya dilihat sebagai pergantian figur pemimpin semata. Lebih dari itu, momen ini harus dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG yang selama ini menjadi prioritas pemerintah. Charles menyebutkan bahwa BGN masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program MBG.

Beberapa masalah krusial yang perlu segera ditangani meliputi kasus keracunan massal yang sempat terjadi, tata kelola program yang belum optimal, hingga dugaan konflik kepentingan yang muncul selama pelaksanaan program. Oleh karena itu, Charles menekankan bahwa pemimpin baru BGN harus memiliki keberanian untuk melakukan evaluasi dan redesain program secara komprehensif.

Tujuan utamanya adalah agar program makan bergizi gratis dapat lebih tepat sasaran, lebih aman, lebih akuntabel, dan sesuai dengan kemampuan fiskal negara. Dengan adanya Nanik S Deyang Mundur dari jabatannya, diharapkan dapat tercipta suasana baru dalam pengelolaan program MBG yang lebih transparan dan efektif.

Komitmen Pengawasan dari Komisi IX DPR

Charles juga memastikan bahwa Komisi IX DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasannya terhadap kepemimpinan baru BGN setelah Nanik S Deyang mundur dari jabatannya. Politisi PDIP tersebut kembali menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di BGN harus dimanfaatkan sebagai momentum perbaikan, bukan sekadar perubahan jabatan belaka.

“Kami di Komisi IX DPR tentu akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan pergantian kepemimpinan ini menjadi awal perbaikan, bukan sekadar pergantian jabatan,” tegas Charles Honoris dengan penuh keyakinan.

Dengan adanya pergantian pimpinan di BGN setelah Nanik S Deyang mengundurkan diri, DPR berharap program makan bergizi gratis dapat berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan mampu menjawab berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaannya. Momen ini diharapkan menjadi titik balik positif bagi program MBG di Indonesia.

Join the discussion