Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Nasional

Momen Hotman Paris Minta Maaf karena Bawa-bawa Nama Prabowo

Richard Gonzalez - tajuknusa.com 3 mins read

Momen Hotman Paris Minta Maaf menjadi sorotan publik setelah pengacara kondang tersebut secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo

Momen Hotman Paris Minta Maaf karena Bawa-bawa Nama Prabowo

Momen Hotman Paris Minta Maaf: Pengacara Ternama Luruskan Pernyataan di Konferensi Pers

Tajuknusa.com – Momen Hotman Paris Minta Maaf menjadi sorotan publik setelah pengacara kondang tersebut secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea telah membuat kegemparan dengan pernyataannya yang dianggap merendahkan profesi jurnalis. Dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan pada hari Jumat, 17 Juli 2026, ia sempat menyebut seorang wartawan “tidak punya otak” dan meminta orang tersebut berhenti bekerja sebagai jurnalis. Pernyataan kontroversial ini muncul saat Hotman menjawab pertanyaan mengenai kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

Kini, Hotman Paris Hutapea kembali meluruskan sikapnya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto atas ucapannya yang sempat membawa nama kepala negara. Konferensi pers tersebut diselenggarakan setelah pemeriksaan terhadap tersangka mantan Jampidsus pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Dalam pernyataannya yang dikutip dari media sosial pada Selasa, 21 Juli 2026, Hotman menegaskan bahwa ia juga meminta maaf kepada jaksa agung, kepala polisi, serta kapolda Metro Jaya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Hotman dalam meluruskan segala misinterpretasi yang terjadi.

Isi Pernyataan Maaf yang Resmi

“Halo bapak presiden Republik Indonesia, halo bapak jaksa agung, halo bapak kapolri, halo bapak kapolda Metro Jaya. Dengan ini, Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang belum berkenan pada waktu konferensi pers setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan jampidsus di Kejaksaan Agung pada 17 Juli 2026,” ujar Hotman Paris.

Pengacara tersebut menekankan bahwa seluruh pernyataannya saat itu murni disampaikan dalam kapasitas sebagai kuasa hukum. Ia membantah keras memiliki kepentingan maupun motivasi politik dalam membela kliennya. “Apa pun yang saya ucapkan murni hanya dari aspek kepengacaraan, tidak ada motivasi keterlibatan politik apa pun,” tegasnya. Penegasan ini penting untuk menunjukkan bahwa Hotman tidak bermaksud mencampurkan urusan hukum dengan kepentingan politik.

Menurut Hotman, tugas seorang advokat adalah memberikan pendampingan hukum kepada klien, termasuk mereka yang berstatus tersangka dalam perkara pidana. “Ini murni skill pengacara yang tugasnya adalah berusaha melindungi kliennya secara hukum. Sekali lagi kepada bapak presiden, bapak jaksa agung, bapak kapolri, dan bapak kapolda Metro Jaya, Hotman minta maaf,” ucapnya. Pernyataan ini menjadi bagian penting dari momen Hotman Paris minta maaf yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Reaksi terhadap ucapan Hotman Paris datang dari berbagai organisasi pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bahkan melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya karena dinilai merendahkan profesi wartawan. Polda Metro Jaya langsung bergerak menindaklanjuti laporan tersebut. Langkah ini menunjukkan bahwa dunia pers tidak mentolerir pernyataan yang dianggap merendahkan profesi mereka. Momen Hotman Paris Minta Maaf ini juga menjadi pelajaran bagi para tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan.

Sementara itu, kasus yang melibatkan Febrie Adriansyah terus berkembang. Pemeriksaan terhadap tersangka mantan Jampidsus tersebut telah berlangsung beberapa hari dan menghasilkan berbagai temuan penting. Hotman Paris sebagai kuasa hukum kliennya terus memberikan pendampingan hukum secara intensif. Dalam proses ini, ia juga memastikan bahwa semua pernyataannya tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Momen Hotman Paris Minta Maaf ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang terjadi antara pengacara ternama dengan berbagai pihak terkait.

Join the discussion