Status Rumah Ruben Onsu yang Ditempati Sarwendah Belum Dilelang Bank
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, telah memberikan penjelasan resmi mengenai kabar yang beredar di masyarakat. Properti milik Ruben Onsu yang saat ini
Perluasan Klarifikasi: Status Rumah Ruben Onsu dan Proses Pelelangan
Tajuknusa.com – Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, telah memberikan penjelasan resmi mengenai kabar yang beredar di masyarakat. Properti milik Ruben Onsu yang saat ini ditempati Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, ternyata belum melalui proses pelelangan. Isu bahwa rumah tersebut sudah dilelang dinilai tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Menurut Minola, kebingungan masyarakat muncul karena adanya perpindahan Sarwendah dari rumah tersebut yang kemudian dikaitkan dengan kehadiran seseorang yang diduga sebagai debt collector. “Jadi, masih berkembang di masyarakat terkait masalah perpindahan S dari rumah di Cilandak itu dikaitkan dengan adanya orang yang diduga sebagai debt collector yang datang ke rumah tersebut,” jelas Minola Sebayang dalam unggahan di media sosialnya pada Selasa, 21 Juli 2026.
Konfirmasi Langsung ke Pihak Bank
Untuk memastikan kebenaran informasi, Minola langsung menghubungi pihak bank. Ia menjelaskan bahwa sebagai kuasa hukum, pihaknya ingin memberikan klarifikasi resmi agar tidak terjebak oleh informasi yang berkembang di ranah publik. Minola kemudian mengajukan pertanyaan langsung kepada bank mengenai status rumah tersebut.
“Berdasarkan informasi berkembang, maka kami kuasa hukum dari Ruben Onsu ingin mencoba untuk memberikan klarifikasi kepada pihak bank, sehingga tidak termakan informasi di area publik tetapi ingin berkomunikasi kepada pihak bank yang selama ini terus berkoordinasi dengan pihak collection,” lanjutnya.
Ia menekankan bahwa jika memang terjadi macet kredit dan rencana pelelangan, seharusnya klien mereka menerima surat pemberitahuan terlebih dahulu. Hal ini mengingat sertifikat jaminan atas nama Ruben Onsu. Hingga saat ini, Minola menyatakan belum ada surat pemberitahuan yang diterima. Selain itu, tidak ada pengumuman pelelangan yang muncul di media massa.
“Apakah benar sudah ada status lelang atas rumah tersebut? Kalau misalkan macet dan kemudian mau lelang, tentu seharusnya ada surat pemberitahuan kepada klien kami sebagai nasabah yang memiliki kewajiban, karena jaminan sertifikat atas nama Ruben Onsu,” tegasnya.
Jawaban dari pihak bank cukup jelas. Saat ditanya mengenai tindakan yang telah diambil terkait kabar rumah Ruben Onsu dilelang, bank menjawab bahwa proses masih dalam tahap penyelesaian. Menurut Minola, jawaban tersebut memberikan kesempatan kepada Ruben Onsu untuk mencari solusi atas kredit yang tidak lancar.
“Saat ini masih prosedur penyelesaian, bang,” jawab pihak bank.
Prosedur masih berjalan dan rumah belum masuk ke dalam status lelang. Informasi yang menyebutkan akan dilelang beberapa waktu lalu pun tidak benar. Minola juga ingin meluruskan keberadaan debt collector yang sempat datang ke kediaman Sarwendah dan menjadi viral di media sosial.
“Jadi, artinya prosedur bagaimana cara mendapatkan solusi atas kredit tidak lancar tersebut dan belum tidak masuk dalam status lelang. Sehingga, tidak benar bahwa beberapa waktu lalu informasi akan di lelang,” bebernya.
Pihak bank bahkan menanyakan kapan kehadiran debt collector tersebut terjadi. “Pihak bank malah bertanya ‘kapan bang?'”, ucap Minola Sebayang membacakan jawaban dari pihak bank terkait kehadiran debt collector tersebut.
Dengan konfirmasi pasti dari bank, Minola memastikan bahwa berita yang beredar selama ini adalah hoaks. Ia menilai hal ini merupakan upaya framing untuk menjatuhkan nama baik Ruben Onsu. Minola menutup pernyataannya dengan pertanyaan retoris mengenai 15 orang yang hilir mudik di rumah tersebut dan sering ditafsirkan sebagai debt collector.
“Bahwa jawaban dari bank tersebut membuktikan, berita selama ini yang ada adalah hoaks dan merupakan cara-cara framing untuk menjatuhkan nama baik Ruben Onsu,” ungkapnya.
“Jadi, siapa 15 orang yang hilir mudik ditafsirkan sebagai debt collector?” tutupnya.
