Meeting Results: The Sounds Project Vol 9 Hadirkan Lebih dari 120 Musisi di Ancol
The Sounds Project Vol 9: 120 Musisi Hadir di Ancol untuk Rayakan 11 Tahun Berjalan Meeting Results - Festival musik tahunan The Sounds Project kembali
The Sounds Project Vol 9: 120 Musisi Hadir di Ancol untuk Rayakan 11 Tahun Berjalan
Meeting Results – Festival musik tahunan The Sounds Project kembali digelar pada 7 hingga 9 Agustus 2026 di Ecovention dan Ecopark Ancol, Jakarta, dengan menghadirkan lebih dari 120 musisi dari dalam dan luar negeri. Acara ini menjadi edisi ke-9 yang kembali menyatukan komunitas musik Indonesia dalam perayaan setelah 11 tahun berkembang. Sejak awalnya hanya sebagai even musik kampus kecil, The Sounds Project kini telah menjadi salah satu festival terbesar di Indonesia. Dengan tema “Beyond Memories,” festival ini menyoroti perjalanan sekaligus mengungkap hasil pertemuan yang menginspirasi pertumbuhan industri musik nasional.
Perjalanan yang Menyatukan Kreativitas dan Komunitas
Menurut Festival Director Gerhana Banyubiru, tema “Beyond Memories” dipilih untuk menyoroti evolusi The Sounds Project dari acara sederhana hingga festival multi-panggung yang mampu menampung 80.000 hingga 90.000 pengunjung. “Kita ingin menunjukkan bagaimana hasil pertemuan antara musisi, penggemar, dan penyelenggara telah membentuk festival yang berdampak luas,” tutur Gerhana. Festival ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi musisi, tetapi juga menjadi ajang kolaborasi kreatif yang menginspirasi inovasi di dunia musik Indonesia.
“Pertemuan-pertemuan kecil yang dimulai dari kampus kini berkembang menjadi ekosistem yang melibatkan lebih dari 120 musisi, sebelas tahun berjalan, dan tujuh panggung yang menghadirkan pengalaman tak terlupakan,” kata Gerhana dalam wawancara di Kuningan, Jakarta Selatan.
Ekspresi Kreatif yang Menyentuh
The Sounds Project Vol 9 menghadirkan beragam genre musik yang menampilkan keberagaman kreativitas lokal dan internasional. Dari rock, pop, hiphop hingga musik tradisional, setiap panggung di Ecovention dan Ecopark Ancol menjadi ruang bagi musisi untuk mengekspresikan ide-ide unik mereka. “Hasil pertemuan dalam bentuk kolaborasi antarartis juga menjadi daya tarik utama acara ini. Kami sengaja memilih musisi yang memiliki kesamaan visi untuk menciptakan alur pertunjukan yang lebih dinamis,” tambah Gerhana.
“Kami percaya bahwa pertemuan antara musisi dan penonton bisa menciptakan momen yang tak terlupakan. Dengan lebih dari 120 artis, kami ingin memastikan setiap pengunjung merasakan keberagaman musik Indonesia,” ujar Gerhana.
Keberlanjutan Festival dan Pengembangan Industri Musik
Festival ini juga menjadi platform untuk mendukung pertumbuhan industri musik, khususnya bagi pemula. Gerhana menyebutkan bahwa sejak awal, The Sounds Project selalu memberikan ruang bagi mahasiswa dan pelaku UMKM untuk tampil dan berkontribusi. “Hasil pertemuan dari generasi muda musisi ini bisa dilihat dari kehadiran ratusan artis yang muncul melalui program pengembangan kami,” jelasnya. Kehadiran musisi seperti [Nama Artis] dan [Nama Artis Lain] menjadi bukti bahwa festival ini terus memperkaya ekosistem musik nasional.
Peluncuran Tiket dan Strategi Pemasaran
Untuk memastikan partisipasi maksimal, penyelenggara The Sounds Project menghadirkan berbagai kategori tiket yang fleksibel, mulai dari daily pass hingga 3 hari pass. Tiket bisa dibeli secara online melalui ticket.thesoundsproject.com dengan harga per hari berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000. “Hasil pertemuan antara penggemar dan penyelenggara menjadi dasar untuk menyempurnakan pengalaman menonton, termasuk dalam hal harga tiket dan kenyamanan pengunjung,” terang Gerhana.
“Beli tiketnya mudah, dan kamu bisa menikmati lebih dari 120 musisi dalam tiga hari dengan harga terjangkau. Hasil pertemuan ini memastikan festival tetap relevan dengan pasar musik modern,” pungkas Gerhana.
Kolaborasi Global dan Kepedulian Lingkungan
Edisi ke-9 ini juga menyoroti kerja sama dengan musisi dari luar negeri yang membawa nuansa baru ke panggung Ancol. Selain itu, penyelenggara mengadopsi prinsip keberlanjutan dengan mengurangi limbah plastik dan menggunakan sumber daya lokal. “Hasil pertemuan antara kebutuhan ekonomi dan kepedulian lingkungan menghasilkan strategi penyelenggaraan yang lebih ramah planet,” tambah Gerhana. Langkah ini menunjukkan komitmen The Sounds Project untuk menjadi festival yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
