Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Lifestyle

Main Agenda: Ruben Onsu: Saya yang Bayar Ultah Anak, Mengapa Giorgio yang Datang?

Joseph Wilson - tajuknusa.com 3 mins read

ah Anak Main Agenda - Dalam wawancara terbaru di podcast Kacamata Nanda , Ruben Onsu memberikan pernyataan tajam terkait kehadiran Giorgio Antonio dalam

Main Agenda: Ruben Onsu: Saya yang Bayar Ultah Anak, Mengapa Giorgio yang Datang?

Ruben Onsu: Main Agenda Mengungkap Kontroversi Ultah Anak

Main Agenda – Dalam wawancara terbaru di podcast Kacamata Nanda, Ruben Onsu memberikan pernyataan tajam terkait kehadiran Giorgio Antonio dalam perayaan ulang tahun anaknya, Thalia dan Thania. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk membiayai acara tersebut sepenuhnya ada di tangan dirinya, tetapi merasa kecewa karena Giorgio justru datang tanpa persetujuan. “Main Agenda kali ini mengungkapkan bahwa meski saya yang membayar semua, Giorgio Antonio tetap hadir, dan itu membuat saya merasa tertantang,” ujar Ruben, Selasa (7/7/2026).

Kontroversi Kehadiran Giorgio Antonio

Ruben Onsu menyampaikan kekecewaannya dengan cara menyoroti hubungan Giorgio dengan Sarwendah, ibunya anak-anak. Ia menjelaskan bahwa Giorgio selama ini sering terlibat dalam kehidupan anak-anak, meski statusnya belum jelas. “Main Agenda ini adalah wujud dari kecaman saya terhadap cara Giorgio menghadiri acara ulang tahun tanpa mempertimbangkan keadaan saya. Kehadirannya dianggap sebagai tindakan tidak nyaman,” tambahnya. Ruben juga mengkritik jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak di mall selama perayaan, menyebutnya sebagai keputusan yang kurang bijak.

Dalam kesempatan tersebut, Ruben mengungkapkan bahwa kehadiran Giorgio memicu perdebatan di media sosial. Banyak netizen merasa terkesan dengan peran Giorgio, sementara sebagian besar masyarakat mengapresiasi upaya Ruben dalam memastikan kebutuhan anak-anak terpenuhi. “Main Agenda ini tidak hanya tentang kekecewaan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana orang tua mungkin merasa diabaikan dalam hal keputusan penting,” jelasnya. Ia menekankan bahwa biaya acara sepenuhnya ditanggungnya sendiri, tetapi tidak menghalangi Giorgio dari kehadiran di hari bahagia tersebut.

“Main Agenda kali ini membuat saya sadar bahwa anak-anak harus memiliki kedua orang tua yang saling mendukung. Jika Giorgio ingin hadir, minimal harus ada komunikasi sebelumnya, bukan langsung tiba-tiba. Ini bukan hanya soal perayaan, tapi juga tentang hubungan orang tua dan anak,” tutur Ruben.

Kebutuhan akan komunikasi yang lebih baik antar orang tua menjadi sorotan utama dalam pernyataannya. Ruben berharap pihak Giorgio dapat lebih bijak dalam merayakan hari ulang tahun anak-anaknya, terutama jika ingin menghindari konflik. “Jika kita bisa memperbaiki Main Agenda dalam hal keterlibatan anak-anak, mungkin perseteruan bisa berkurang,” katanya. Ia juga menyinggung tentang dampak emosional yang dirasakan anak-anak akibat dari perbedaan pendekatan kedua orang tua.

Di sisi lain, Giorgio Antonio dikenal sebagai sosok yang aktif dalam mengurus kehidupan anak-anak. Meski demikian, Ruben merasa bahwa kehadirannya di acara ulang tahun lebih sering dipertimbangkan dari segi personal, daripada untuk kepentingan bersama. “Main Agenda ini ingin memperjelas bahwa keputusan tentang ulang tahun anak seharusnya dilakukan secara kolektif, bukan hanya di satu pihak,” lanjutnya. Pernyataan ini juga menjadi bahan diskusi publik, dengan beberapa pihak mengatakan bahwa Giorgio memang memiliki hak untuk terlibat, sementara Ruben mempertahankan posisi bahwa peran sebagai ayah harus diakui secara penuh.

Program MBG dan Pengaruhnya

Dalam konteks lebih luas, Ruben Onsu juga mengungkapkan kepeduliannya terhadap program MBG (Mengganti Bapak) yang sedang menjadi sorotan. Ia menyatakan bahwa program tersebut bisa menjadi alat untuk mengurangi konflik hak asuh, tetapi jika tidak dijalankan dengan baik, justru memperburuk situasi. “Main Agenda dalam konteks ini adalah peningkatan kualitas peran orang tua, bukan hanya sekadar bergantian menangani tugas-tugas kecil,” jelasnya. Ruben berharap program MBG bisa memberikan solusi yang lebih struktural, bukan hanya kehadiran Giorgio dalam acara tertentu.

Kontroversi ini juga memicu respons dari berbagai pihak. Beberapa pendukung Giorgio menilai bahwa kehadirannya adalah tanda cinta dan perhatian pada anak-anak, sementara Ruben berargumen bahwa biaya dan keputusan acara ulang tahun adalah tanggung jawab bersama. “Main Agenda ini menunjukkan bagaimana dua orang tua bisa berbeda dalam pendekatan mengasuh anak, tetapi harus tetap saling menghormati,” katanya. Dengan demikian, Ruben ingin menegaskan bahwa anak-anak tidak boleh menjadi bagian dari perdebatan pribadi antara kedua orang tua.

Join the discussion