Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Ekonomi

New Policy: Transparansi Kunci Pulihkan Kepercayaan Investor Saat IHSG Tertekan

Jennifer Lopez - tajuknusa.com 4 mins read

Pola Kebijakan Transparansi Pulihkan Kepercayaan Investor Saat IHSG Tertekan New Policy - Di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang

New Policy: Transparansi Kunci Pulihkan Kepercayaan Investor Saat IHSG Tertekan

Pola Kebijakan Transparansi Pulihkan Kepercayaan Investor Saat IHSG Tertekan

New Policy – Di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah dan otoritas pasar modal mulai menerapkan pola kebijakan baru untuk memulihkan kepercayaan investor. Kebijakan ini fokus pada peningkatan transparansi dan pengelolaan tata kelola perusahaan, yang dianggap sebagai kunci untuk memperkuat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Zabrina Raissa, kepala divisi online trading Ciptadana Sekuritas Asia, dalam acara Investor Daily Roundtable bertema “Green is the New Growth: Orkestrasi Pengelolaan Lingkungan dan Pembiayaan Hijau untuk Pembangunan,” yang berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pola Kebijakan dan Strategi Pemulihan

Zabrina menekankan bahwa pola kebijakan baru ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan investor, baik domestik maupun internasional, terhadap pasar modal. Menurutnya, investor memperhatikan kualitas emiten yang memiliki fondasi ekonomi kuat dan tata kelola yang baik. “Kita harapkan pada 2026 tidak hanya jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di bursa yang ditingkatkan, tetapi juga kualitas emiten dengan fondasi ekonomi kuat dan tata kelola yang memadai. Perusahaan dengan governance yang baik akan beriringan dengan pertumbuhan yang stabil dan daya tahan terhadap tekanan eksternal,” jelas Zabrina.

Pola kebijakan transparansi ini diharapkan bisa mengatasi kecemasan terhadap kinerja IHSG, yang sempat menyentuh all time high pada Januari 2026 namun kini mulai terpuruk. Zabrina menilai, kondisi ini adalah momen penting untuk mengevaluasi kekuatan pasar dan mengambil langkah-langkah strategis. “Ihsg kita sempat menyentuh all time high pada Januari 2026, tetapi kini mulai mengalami penurunan perlahan-lahan. Ini menjadi waktu yang tepat untuk mengukur kepercayaan investor dan mengadaptasi pola kebijakan baru agar bisa memperbaiki situasi,” tambahnya.

Peran MSCI dalam Evaluasi Pasar

Kebijakan transparansi juga menjadi perhatian Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam evaluasi status pasar modal Indonesia. Zabrina menyebutkan bahwa investor internasional masih menunggu hasil penilaian MSCI yang akan diumumkan pada November 2026. Meski Indonesia tetap masuk kategori emerging market, ada kecemasan tentang kemungkinan perubahan status menjadi frontier market. “Yang dinanti-nanti adalah hasil evaluasi MSCI. Saat ini kita masih dipertahankan di emerging market, tetapi November mendatang akan mengungkap apakah posisi itu tetap terjaga atau terjadi penurunan,” terang Zabrina.

Dalam proses evaluasi, transparansi tetap menjadi faktor utama yang dilihat MSCI. Zabrina mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia belum sepenuhnya unggul dalam aspek ini. Namun, ia menilai langkah perbaikan yang diambil oleh regulator dan pelaku pasar sudah mulai menunjukkan hasil yang positif. “Dengan pola kebijakan baru ini, kita berharap transparansi bisa meningkat dan menarik lebih banyak investor ke pasar,” pungkas Zabrina.

Penurunan IHSG juga didukung oleh tekanan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Meski demikian, Zabrina yakin pasar modal Indonesia mampu pulih kembali, mirip dengan masa-masa krisis sebelumnya. Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan yang menerapkan prinsip ekonomi yang solid akan menjadi penopang utama untuk menemukan momentum baru. “Harapan kita adalah IHSG bisa rebound dan kepercayaan investor asing serta domestik kembali membaik. Dengan pola kebijakan baru yang dijalankan, pasar akan memiliki dasar yang lebih kuat untuk pulih,” ujarnya.

Langkah-langkah transparansi dalam pola kebijakan baru ini mencakup peningkatan laporan keuangan yang lebih akurat, penegakan regulasi yang konsisten, serta keterbukaan informasi terkait perusahaan. Zabrina menyatakan bahwa transparansi tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga menciptakan lingkungan investasi yang lebih sehat. “Keterbukaan informasi akan membantu investor membuat keputusan yang lebih matang dan menarik lebih banyak modal masuk,” jelasnya.

Dalam konteks kebijakan transparansi, Zabrina menyoroti pentingnya konsistensi dari pihak-pihak terkait. Ia menekankan bahwa pola kebijakan baru ini perlu diterapkan secara berkelanjutan agar bisa menumbuhkan kepercayaan jangka panjang. “Kebijakan transparansi harus menjadi prioritas utama, karena kepercayaan investor tidak bisa dibangun dalam waktu singkat,” pungkas Zabrina. Ia juga berharap bahwa perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI akan lebih aktif dalam memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kejelasan dalam operasional mereka.

Artikel Terkait

Dokter Icha Saat Diintimidasi – Curhatan terakhir dokter Icha diungkapkan oleh ibunya setelah mengalami tekanan.

IHSG Ambruk 1,43 Persen – Indeks saham sektoral mengalami penurunan tajam di awal sesi.

Ramalan Harga Emas – Harga emas masih belum stabil sebelum melonjak ke US$ 5.300.

Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka – Peran 7 orang terlibat dalam kasus penyekapan karyawan percetakan terungkap.

Status Gunung Semeru Siaga – Warga diminta waspada terhadap bahaya banjir lahar akibat Gunung Semeru.

Aksi Unjuk Rasa Peternak Ayam Petelur – Demonstrasi dilakukan oleh peternak di Surabaya.

Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi – Upaya percepatan pertumbuhan ekonomi dibahas dalam rapat di DPR RI.

Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta – Acara perayaan hari ulang tahun ke-499 Kota Jakarta diadakan.

Upaya Pemadaman Kebakaran Lahan – Tim pemadam menghadapi tantangan di Indralaya Utara.

Karat-marut Program MBG – Program MBG dianggap sebagai keharusan yang tak terhindarkan.

Refurbishment ITS – Perbaikan infrastruktur ITS menjadi perhatian.

Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional – Negara-negara yang terlibat dalam diplomasi memperoleh manfaat nasional.

Join the discussion