Harga Perak Antam Naik Rp 250 Per Gram Ikuti Emas
Harga Perak Antam Naik Rp 250 per gram dalam perdagangan hari Kamis, 23 Juli 2026. Penguatan ini mencerminkan sentimen positif di pasar logam mulia domestik
Perak Antam Melonjak Rp 250 Per Gram, Ikuti Kenaikan Emas Global
Tajuknusa.com – Harga Perak Antam Naik Rp 250 per gram dalam perdagangan hari Kamis, 23 Juli 2026. Penguatan ini mencerminkan sentimen positif di pasar logam mulia domestik maupun internasional. PT Aneka Tambang Tbk resmi mengumumkan penyesuaian harga melalui situs Logam Mulia mereka. Kenaikan ini menjadikan perak Antam menyentuh level Rp 40.050 per gram, melampaui harga sebelumnya yang berada di Rp 39.800 per gram. Tren kenaikan ini sejalan dengan pergerakan emas yang juga menunjukkan penguatan signifikan.
Investor dan masyarakat umum mulai meningkatkan minat terhadap produk batangan perak sebagai alternatif investasi. Logam mulia ini dikenal sebagai aset safe haven yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global. Antam menyediakan berbagai varian produk perak dengan ukuran berbeda-beda. Batangan casting dengan berat 250 gram dan desain klasik berukuran 500 gram menjadi pilihan favorit. Finishing halus pada setiap produk menambah nilai estetika sekaligus keawetan.
Perjalanan Harga Perak dalam Tiga Hari Terakhir
Volatilitas harga perak Antam cukup terasa dalam tiga hari terakhir. Pada Selasa pagi, 21 Juli 2026, harga sempat turun Rp 300 per gram. Namun, sentimen berubah pada sore hari dengan kenaikan tajam mencapai Rp 1.600 per gram. Rabu, 22 Juli 2026, harga stabil di Rp 39.800 per gram sebelum akhirnya naik Rp 250 pada Kamis. Fluktuasi ini menunjukkan dinamika pasar yang responsif terhadap berbagai faktor eksternal.
Di pasar internasional, harga perak spot juga mengalami penguatan berkelanjutan. Bloomberg mencatat harga perak pada Kamis, 23 Juli 2026, mencapai US$ 59,66 per ons troi. Sebelumnya, nilai tersebut naik sekitar 1% menjadi US$ 59,35 per ons. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya permintaan investor terhadap aset aman. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas turut menjadi faktor pendorong utama.
Harga perak spot pada Kamis (23/7/2026) tercatat mencapai US$ 59,66 per ons troi.
Menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed), pasar logam mulia menunjukkan antusiasme tinggi. Investor mulai memposisikan diri untuk menghadapi potensi perubahan kebijakan moneter. Tidak hanya perak, emas spot juga menguat sekitar 1% menjadi US$ 4.115,89 per ons. Kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus ditutup naik 1,1% ke level US$ 4.120,60 per ons. Korelasi positif antara emas dan perak semakin memperkuat tren kenaikan bersama.
Analisis pasar menunjukkan bahwa kenaikan Harga Perak Antam Naik Rp 250 per gram ini memiliki potensi berkelanjutan. Faktor supply-demand dan sentimen global menjadi kunci utama pergerakan harga. Antam terus memantau perkembangan pasar internasional untuk penyesuaian harga domestik. Masyarakat yang ingin berinvestasi disarankan untuk memperhatikan tren jangka panjang. Produk perak Antam tetap menjadi pilihan menarik untuk diversifikasi portofolio investasi.
