Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Internasional

Ancam Jalur Minyak di Laut Merah, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi

Richard Gonzalez - tajuknusa.com 2 mins read

Kelompok pemberontak Houthi yang mendapat dukungan dari Iran mengklaim telah menyerang dua kapal tanker milik Arab Saudi di perairan Laut Merah. Insiden ini

Ancam Jalur Minyak di Laut Merah, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi

Klaim Houthi: Dua Kapal Tanker Saudi Diserang di Laut Merah

Tajuknusa.com – Kelompok pemberontak Houthi yang mendapat dukungan dari Iran mengklaim telah menyerang dua kapal tanker milik Arab Saudi di perairan Laut Merah. Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Iran, yang menimbulkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas jalur pelayaran internasional serta pasokan energi global.

Sebelumnya, Houthi mengumumkan bahwa mereka telah menutup Selat Bab al-Mandab, sebuah jalur pelayaran vital yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Merah. Pengumuman ini disusul dengan operasi militer yang mereka klaim menargetkan kapal-kapal tanker Saudi.

Detail Serangan dan Tanggapan Pihak Terkait

Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, mengidentifikasi kedua kapal yang menjadi sasaran sebagai Encelia dan Layla. Menurut Saree, serangan dilancarkan menggunakan rudal drone karena kedua kapal tersebut dinilai telah melanggar blokade maritim yang ditetapkan oleh kelompok tersebut.

“Kami akan terus menegakkan persamaan ‘pengepungan dibalas pengepungan’,” ujar Yahya Saree seperti dikutip dari BBC pada Kamis, 23 Juli 2026.

Hingga saat ini, klaim Houthi mengenai serangan terhadap kapal Layla belum dapat dikonfirmasi secara independen. Namun, Saudi Press Agency melalui pemerintah Arab Saudi telah mengonfirmasi bahwa kapal tanker Encelia memang diserang saat sedang berlayar di Laut Merah.

Insiden tersebut memicu kebakaran pada bagian haluan kapal, namun seluruh awak kapal dilaporkan selamat. Pemerintah Saudi menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Konfirmasi Internasional dan Serangan Balasan AS

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) juga melaporkan bahwa sebuah kapal tanker dihantam proyektil tak dikenal sekitar 130 kilometer dari Al Shuqaiq, Arab Saudi. Kejadian itu menyebabkan kebakaran di atas kapal tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kelompok keamanan maritim asal Inggris, Vanguard, turut mengonfirmasi bahwa kapal tanker Saudi Encelia menjadi sasaran serangan. Pada saat yang bersamaan, Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengumumkan telah melancarkan gelombang serangan baru ke sejumlah target militer Iran atas arahan Presiden Donald Trump.

Dalam keterangannya, Centcom menyebut serangan tersebut menyasar kemampuan maritim Iran, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, lokasi pengawasan pantai, serta sistem pertahanan udara. Media pemerintah Iran melaporkan sedikitnya dua orang tewas akibat serangan tersebut di wilayah selatan negara itu, dekat perbatasan Irak.

Join the discussion