Special Plan: Mau Punya Mobil di Singapura Harus Beli Izin Seharga Rp 1,2 Miliar
Special Plan: Membeli Mobil di Singapura Harus Bayar Rp 1,2 Miliar Special Plan - Singapura kembali menjadi sorotan karena kebijakan Special Plan yang membuat
Special Plan: Membeli Mobil di Singapura Harus Bayar Rp 1,2 Miliar
Special Plan – Singapura kembali menjadi sorotan karena kebijakan Special Plan yang membuat kepemilikan mobil semakin mahal. Dalam lelang terbaru, harga sertifikat hak kendaraan (COE) untuk mobil kompak mencapai US$ 100.000 atau setara Rp 1,6 miliar, menandai level tertinggi sepanjang masa. Kebijakan ini, yang dikenal sebagai Special Plan, bertujuan mengendalikan pertumbuhan kendaraan bermotor di negara kota kecil tersebut.
Mekanisme COE dalam Special Plan
Special Plan melibatkan sistem lelang COE yang memberikan hak kepemilikan kendaraan selama 10 tahun. Tujuan utamanya adalah menjaga jumlah kendaraan di jalan raya tetap stabil, sekitar 1 juta unit. Dengan populasi sekitar 6,1 juta orang, biaya mobil di Singapura menjadi salah satu yang paling tinggi di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, harga satu sertifikat COE bahkan mencapai kejutan sekaligus tantangan bagi warga yang ingin memiliki mobil.
Sistem COE tidak hanya membatasi jumlah kendaraan, tetapi juga memengaruhi harga pasar. Setiap tahun, pemerintah menawarkan jumlah COE yang terbatas, sehingga peserta lelang harus bersaing secara ketat. Pada Mei 2026, Menteri Transportasi Jeffrey Siow mengungkapkan bahwa Special Plan terus berjalan, dengan harga COE tetap tinggi karena permintaan yang stabil, terutama dari mobil listrik.
“Special Plan adalah alat efektif untuk menjaga keseimbangan transportasi di Singapura. Harga COE yang tinggi mencerminkan permintaan yang kuat dan pasokan yang terbatas,” ujar Siow dalam kesempatan di parlemen.
Dari sisi pasokan, jumlah COE untuk kategori mobil kecil terus berkurang, sementara permintaan tetap tinggi. Hal ini menyebabkan harga satu sertifikat mencapai kisaran yang setara dengan empat unit Toyota Corolla di Amerika Serikat. Namun, biaya mobil Corolla di Singapura, setelah ditambah biaya registrasi dan pajak, mencapai S$ 179.888 atau US$ 139.000.
Pelaksanaan Special Plan dan Tantangannya
Kebijakan Special Plan telah dijalankan sejak beberapa tahun lalu sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kemacetan dan polusi udara. Dengan harga COE yang terus naik, warga Singapura diwajibkan mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan izin membeli mobil. Meski begitu, kebijakan ini tetap mendapat dukungan karena mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya.
Kenaikan harga COE juga mencerminkan dinamika pasar yang kompleks. Pasca-pandemi, permintaan mobil listrik meningkat karena kebijakan pemerintah yang mendorong transisi menuju kendaraan ramah lingkungan. Pada Oktober 2023, harga COE mobil besar pertama kali melebihi US$ 100.000, sementara mobil kecil berkisar US$ 77.500. Faktor-faktor seperti kenaikan permintaan dan penurunan pasokan membuat harga COE tetap menjadi fokus pembahasan dalam berbagai forum.
Pendapatan rata-rata rumah tangga di Singapura mencapai S$ 149.352 per tahun, yang membuat harga COE menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Selain itu, apartemen subsidi pemerintah di sini mulai dari S$ 139.000, menunjukkan bahwa biaya memiliki mobil dan rumah bisa saling melengkapi dalam konteks Special Plan.
Sejak lelang COE dimulai pada 2026, kebijakan Special Plan terus mengalami perubahan. Produsen mobil mulai menyesuaikan desain untuk memenuhi kriteria kategori kecil, agar bisa mendapatkan sertifikat dengan biaya lebih rendah. Meski demikian, kebijakan ini tetap dianggap sebagai strategi pemerintah yang efektif dalam mengatur arus lalu lintas dan mengurangi dampak lingkungan.
Beberapa berita terkait lainnya: – Simak penggeledahan beruntun oleh polisi – Kunjungan Prabowo ke NTB dijaga oleh 1.150 personel – Korupsi BPJS Ketenagakerjaan mencapai kerugian Rp 24,55 miliar – Sarwendah mengunfollow eks manajer – Refurbishment ITS Giuseppe Garibaldi
