PT SDHI Ambil Alih Pengelolaan Mandiri Bandara Dhoho Kediri
Tajuknusa.com – Bandara Internasional Dhoho Kediri kini memasuki tahap pengelolaan baru setelah PT Surya Dhoho Investama (SDHI) resmi memperoleh status sebagai Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Status tersebut membuat SDHI dapat menjalankan pengoperasian bandara secara mandiri, sekaligus mengakhiri skema kerja sama operasi atau KSO dengan PT Angkasa Pura Indonesia.
Peralihan ini ditandai dengan diterimanya Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026 tentang Penetapan Bandar Udara yang Dikelola oleh PT Surya Dhoho Investama. Perusahaan juga telah mengantongi Sertifikat Standar BUBU Nomor 81201089920010005 yang diterbitkan atas nama PT Surya Dhoho Investama.
Dua dokumen tersebut menjadi dasar resmi bagi SDHI untuk mengelola serta mengoperasikan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai badan usaha bandar udara. Dengan demikian, manajemen bandara tidak lagi berlangsung melalui KSO yang sebelumnya dijalankan bersama PT Angkasa Pura Indonesia.
Babak Baru Pengoperasian Bandara
Status BUBU dipandang sebagai langkah penting dalam perjalanan pengembangan Bandara Dhoho. Sebelum sertifikat standar diterbitkan Kementerian Perhubungan, pengelolaan bandara dilakukan melalui pola kerja sama antara SDHI dan PT Angkasa Pura Indonesia. Berakhirnya kerja sama itu membuka ruang bagi SDHI untuk menentukan arah operasional bandara secara lebih langsung.
Direktur Operasi, Safety dan Pengembangan PT Surya Dhoho Investama, Okky Riana Hartadi, menilai perubahan status ini memberi perusahaan keleluasaan lebih besar untuk mengembangkan layanan dan menyesuaikan pengelolaan dengan kebutuhan pengguna jasa.
“Perolehan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara menjadi tonggak penting bagi PT Surya Dhoho Investama dalam mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri. Dengan status sebagai BUBU, kami memiliki ruang yang lebih luas untuk mengoptimalkan pengelolaan, mengembangkan layanan, serta merespons kebutuhan pasar dan masyarakat secara lebih cepat dan adaptif,” kata Okky Riana Hartadi kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).
Pengelolaan mandiri tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi kegiatan operasional. Di saat yang sama, SDHI menempatkan pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan sebagai bagian dari agenda pengelolaan Bandara Dhoho ke depan.
Peran bagi Konektivitas Selingkar Wilis
Bandara Dhoho Kediri memiliki posisi yang dinilai strategis dalam kawasan Selingkar Wilis. Kehadiran fasilitas penerbangan ini diharapkan memperluas akses antardaerah serta membantu menghubungkan beragam potensi yang ada di Jawa Timur.
Konektivitas udara tidak hanya berkaitan dengan perjalanan penumpang. Akses yang semakin terbuka juga berpotensi mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas usaha, perkembangan pariwisata, serta pergerakan ekonomi di wilayah sekitar bandara. Dalam konteks ini, bandara diproyeksikan menjalankan fungsi yang lebih luas daripada sekadar titik keberangkatan dan kedatangan.
Pengembangan layanan, jaringan konektivitas, serta kualitas pengalaman pengguna menjadi unsur yang relevan bagi peran Bandara Dhoho sebagai gerbang wilayah. Pengelolaan mandiri memungkinkan SDHI merespons kebutuhan pasar dan masyarakat dengan proses yang diharapkan lebih cepat, tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku di sektor penerbangan.
“Ke depan, kami berharap Bandara Dhoho tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga merupakan bagian penting dari ekosistem aviasi serta gateway yang membuka akses dan menghubungkan berbagai potensi wilayah. Kami akan terus memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan potensi bisnis dan pariwisata di kawasan Selingkar Wilis dan Jawa Timur,” ujarnya.
Istilah gateway dalam pengembangan bandara menggambarkan perannya sebagai pintu masuk yang dapat mempertemukan wilayah dengan peluang aktivitas baru. Bagi kawasan Selingkar Wilis dan Jawa Timur, penguatan akses tersebut diharapkan dapat membantu memperluas hubungan antarpusat kegiatan, baik dalam bidang ekonomi, bisnis, maupun pariwisata.
Keselamatan dan Layanan Tetap Menjadi Prioritas
Meski struktur pengelolaan berubah, SDHI menegaskan keberlangsungan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri tetap menjadi komitmen utama. Pelaksanaan pengoperasian bandara akan berlandaskan regulasi yang berlaku, dengan keselamatan, keamanan, dan mutu pelayanan sebagai perhatian utama.
Aspek keselamatan dan keamanan merupakan fondasi dalam pengelolaan bandar udara. Karena itu, status BUBU tidak hanya membawa kewenangan yang lebih besar bagi pengelola, tetapi juga melekatkan tanggung jawab untuk memastikan seluruh layanan operasional berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Peningkatan kualitas layanan juga menjadi bagian dari arah yang ingin diperkuat. Bagi pengguna jasa, kualitas tersebut mencakup pengalaman perjalanan yang tertata, akses informasi yang memadai, serta operasional bandara yang konsisten. Langkah pengembangan akan memiliki arti penting seiring upaya memperluas konektivitas dari dan menuju Kediri.
“Harapannya, pertumbuhan Bandara Dhoho dapat berjalan seiring dengan tumbuhnya ekosistem aviasi, aktivitas ekonomi, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan berakhirnya KSO dan dimulainya pengelolaan mandiri oleh PT Surya Dhoho Investama, Bandara Internasional Dhoho Kediri memasuki fase baru. Fokus pengelolaan selanjutnya berada pada penguatan operasional, pengembangan layanan, pemeliharaan standar keselamatan dan keamanan, serta optimalisasi peran bandara dalam mendukung konektivitas kawasan Selingkar Wilis dan Jawa Timur.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bandara Dhoho Kediri Resmi Dikelola Mandiri?
Bandara Dhoho Kediri Resmi Dikelola Mandiri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bandara Dhoho Kediri Resmi Dikelola Mandiri matter?
Bandara Dhoho Kediri Resmi Dikelola Mandiri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

