Internasional

Centcom Serang 3 Tanker Iran setelah Rudal Hantam Kapal Perang AS

khrisna-gen-1788688523-9b7a66698e

Centcom Serang 3 Tanker Iran: Balasan Militer AS atas Rudal ke Kapal Perang Washington

Tajuknusa.com – Perairan Teluk Persia dan Laut Oman kembali menjadi panggung konfrontasi militer ketika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap tiga kapal tanker minyak milik Iran pada Sabtu, 5 September 2026. Aksi militer yang dikenal sebagai Centcom Serang 3 Tanker Iran ini merupakan respons langsung atas peluncuran rudal balistik oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang menargetkan dua kapal perang Angkatan Laut AS di kawasan tersebut. Insiden ini menandai eskalasi paling tajam dalam ketegangan Amerika–Iran sejak bentrokan bersenjata pertama pecah pada akhir Februari 2026.

Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) menjelaskan bahwa kapal induk dan kapal perusak berpeluru kendali yang menjadi sasaran rudal Iran berhasil menghindari seluruh tembakan tanpa mengalami kerusakan berarti. Tidak ada satu pun personel militer AS yang dilaporkan terluka dalam pertempuran singkat itu. Namun, sebagai balasan, pasukan Washington bergerak cepat untuk melumpuhkan aset-aset maritim Iran yang dinilai menjadi tulang punggung ekonomi perang Teheran.

Operasi Penumpasan di Dua Lokasi

Operasi penumpasan dilakukan di dua lokasi berbeda dalam satu malam. Di lepas pantai Pulau Kharg, kapal tanker M/T Downy berhasil dilumpuhkan secara permanen. Tidak jauh dari sana, di perairan dekat pelabuhan Jask, M/T Stark 1 mengalami nasib serupa. Sementara itu, di Teluk Oman, pasukan AS menghancurkan total M/T Kylo — kapal yang juga dikenal dengan nama dagang “Noxen” — yang saat itu dalam kondisi tidak bermuatan. Sebelum penghancuran dilakukan, seluruh awak M/T Kylo diperintahkan meninggalkan kapal untuk memastikan keselamatan mereka.

Centcom menegaskan bahwa ketiga tanker tersebut merupakan bagian dari jaringan kapal bayangan bernilai miliaran dolar yang diduga menjadi saluran pendanaan bagi IRGC serta kelompok-kelompok milisi regional yang beroperasi di bawah naungan Teheran. Dengan menewaskan aset-aset ini, Washington berupaya memotong aliran pendapatan yang selama ini menopang operasi militer Iran di kawasan. Keputusan untuk melancarkan Centcom Serang 3 Tanker Iran ini diambil setelah evaluasi cepat menunjukkan bahwa rudal Iran berasal dari platform darat IRGC dan bukan dari kapal-kapal tersebut.

“Biarkan pesan ini jelas bagi IRGC. Jika Anda menembaki dua kapal kami, kami akan memberlakukan biaya ekonomi yang lebih besar, dengan menghancurkan tiga kapal Anda,” kata Komandan Centcom Laksamana Brad Cooper.

“Kami tidak akan ragu untuk membela pasukan Amerika, dan jika diperlukan, menghancurkan armada minyak Iran yang terbatas dan rentan,” tambahnya.

Konfirmasi Teheran dan Kondisi di Lapangan

Lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, membenarkan adanya serangan militer AS terhadap tiga kapal tanker minyak tersebut. Keterangan yang disampaikan IRIB menyatakan satu kapal diserang di dekat Pulau Kharg di kawasan Teluk, sedangkan dua lainnya berada di lepas pantai Jask di Laut Oman. IRIB melaporkan tidak ada korban jiwa dalam serangan di Pulau Kharg. Kebakaran yang sempat melanda bagian atas kapal tanker di lokasi itu berhasil dipadamkan oleh awak yang masih tersisa.

Dari dua kapal tanker yang berada di perairan Jask, satu kapal dalam kondisi kosong sementara satu lainnya mengangkut muatan minyak. Seluruh awak kapal kemudian dievakuasi ke daratan menggunakan sekoci penyelamat. Proses evakuasi dilaporkan berjalan tanpa insiden tambahan. Pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai langkah balasan militer, namun sumber-sumber lokal mengindikasikan bahwa Teheran sedang mengevaluasi opsi diplomatik dan militer secara paralel.

FAQ: Centcom Serang 3 Tanker Iran

Apakah ada korban jiwa dalam serangan terhadap tiga tanker Iran? Berdasarkan keterangan IRIB dan Centcom, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Seluruh awak kapal dievakuasi sebelum penghancuran dilakukan, dan kebakaran di Pulau Kharg berhasil dipadamkan tanpa korban.

Kapan dan di mana serangan tersebut terjadi? Serangan dilancarkan pada Sabtu, 5 September 2026, di dua lokasi: lepas pantai Pulau Kharg (Teluk Persia) serta perairan dekat pelabuhan Jask dan Teluk Oman (Laut Oman).

Apa pemicu langsung dari aksi militer ini? Pemicu langsung adalah peluncuran rudal balistik oleh IRGC yang menargetkan dua kapal perang AS — sebuah kapal induk dan kapal perusak berpeluru kendali — di kawasan Teluk Persia. Kedua kapal AS berhasil menghindar tanpa kerusakan berarti.

Apakah ini merupakan eskalasi terbesar sejak Februari 2026? Ya. Centcom Serang 3 Tanker Iran ini merupakan eskalasi paling tajam dalam ketegangan Amerika–Iran sejak bentrokan bersenjata pertama pada akhir Februari 2026, karena untuk pertama kalinya aset maritim Iran dihancurkan secara permanen sebagai balasan langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *