Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Ekonomi

PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU Aman Terpenuhi

Joseph Wilson - tajuknusa.com 2 mins read

Jakarta — PT PLN (Persero) menegaskan bahwa pasokan batu bara sebesar 152 juta ton per tahun untuk operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) telah

PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU Aman Terpenuhi

PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU Aman Terpenuhi

Tajuknusa.com – Jakarta — PT PLN (Persero) menegaskan bahwa pasokan batu bara sebesar 152 juta ton per tahun untuk operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) telah dipastikan dapat terpenuhi. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah dalam pemangkasan kuota produksi batu bara melalui persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB). PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara menjadi prioritas utama agar tidak terjadi gangguan pada pasokan energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kebijakan pemangkasan kuota produksi tidak akan mengganggu operasional PLN. Pemerintah tetap memprioritaskan pasokan batu bara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk bagi pembangkit listrik PLN dan sektor industri. Sementara itu, kebijakan penyesuaian kuota produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan batu bara di pasar internasional.

Proses Kontrak Pasokan Dipercepat

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa proses pengadaan batu bara dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan pembangkit sedang berlangsung dan ditargetkan segera rampung. PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara melalui kontrak dengan para pemasok yang tengah dipercepat agar kebutuhan pembangkit milik PLN maupun mitra perusahaan tetap terjamin.

“Kontrak untuk memenuhi 152 juta ton per tahun dengan spesifikasi yang sesuai dengan pembangkit, baik milik PLN maupun mitra kami, ini dalam proses yang sangat cepat dan insyaallah terpenuhi,” ujar Darmawan seusai menghadiri pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Darmawan menjelaskan bahwa kebutuhan batu bara PLN mencapai 152 juta ton setiap tahun untuk menjaga operasional pembangkit listrik tetap berjalan optimal. Ia menambahkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah memberikan penugasan kepada para perusahaan tambang batu bara untuk memasok lebih dari 200 juta ton batu bara bagi pembangkit milik PLN maupun mitranya.

Saat ini, PLN juga tengah mempercepat proses kontrak bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba). PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara menjadi fokus utama dalam memastikan kelancaran operasional pembangkit listrik di seluruh Indonesia.

“Dan kami sedang ini, bapak, langsung melakukan kontrak. Saat ini sedang berproses dengan dirjen minerba (Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Tri Winarno),” ucap Darmawan.

Kebijakan pemangkasan kuota produksi batu bara melalui RKAB yang dilakukan pemerintah dinilai tidak akan memengaruhi operasional PLN. Pemerintah tetap memprioritaskan pasokan batu bara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk bagi pembangkit listrik PLN dan sektor industri. Sementara itu, kebijakan penyesuaian kuota produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan batu bara di pasar internasional.

Dengan demikian, PLN Pastikan Pasokan 152 Juta Ton Batu Bara untuk PLTU aman terpenuhi menjadi jaminan bagi stabilitas pasokan energi nasional. Proses kontrak yang dipercepat dan koordinasi dengan berbagai pihak memastikan bahwa kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik dapat terpenuhi sesuai target yang ditetapkan.

Join the discussion