What Happened During: Ketua DPRD TTU Serahkan Video Dokter Icha ke Penyidik Polda NTT
DPRD TTU Serahkan Video Dokter Icha ke Polda NTT What Happened During peristiwa kematian dokter Icha, seorang dokter di RS Leona Kefamenanu, menjadi sorotan
DPRD TTU Serahkan Video Dokter Icha ke Polda NTT
What Happened During peristiwa kematian dokter Icha, seorang dokter di RS Leona Kefamenanu, menjadi sorotan utama saat Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kristoforus Efi, menyerahkan video pengakuan almarhum kepada penyidik Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Video ini dianggap sebagai bukti kunci dalam menyelidiki dugaan kasus intimidasi yang dilakukan tiga anggota DPRD TTU dan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Peternakan TTU terhadap dokter tersebut.
What Happened During penanganan kasus ini dimulai setelah dokter Icha ditemukan tewas di rumah sakit pada Jumat (26/6/2026). Menurut informasi yang dihimpun, ia diduga mengalami tekanan psikologis berkelanjutan akibat laporan dugaan penganiayaan terhadap pasien yang mengalami gigitan ular. Video yang diserahkan oleh Kristoforus Efi dalam pemeriksaan penyidik Polda NTT, yang berlangsung lebih dari lima jam di ruang Subdit III Jatanras, mencakup pengakuan almarhumah tentang peristiwa yang terjadi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 13 Juni 2026.
“Saya telah menerima video pengakuan almarhumah dari dokter Icha, yang diperoleh saat kunjungan ke RS Leona Kefamenanu. Video ini membantu memperjelas What Happened During peristiwa tersebut,” tutur Kristoforus Efi setelah memberikan keterangan.
Pemeriksaan Kristoforus Efi, yang sebelumnya sudah dilakukan oleh penyidik Polres TTU pada 4 Juni 2026, mencakup 32 pertanyaan terkait keterangan almarhumah dalam video. Penyidik Polda NTT mengungkap bahwa video tersebut menjadi alat pendukung untuk memperjelas kronologi kejadian, termasuk hubungan antara dokter Icha dengan para pelaku dugaan intimidasi. Kematian dokter Icha, yang meninggal di usia 27 tahun, memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk komunitas medis dan masyarakat setempat.
What Happened During pengungkapan kasus ini menggambarkan upaya penyidik untuk menelusuri akar masalah dugaan intimidasi yang menimpa dokter Icha. Berbagai bukti, termasuk keterangan saksi dan rekaman video, dijadikan dasar dalam penyelidikan yang intensif. Menurut sumber di Polda NTT, penyidik sedang memeriksa lebih dari 10 orang terkait kasus tersebut, termasuk anggota DPRD dan ASN yang diduga terlibat langsung.
Kematian dokter Icha dianggap sebagai titik puncak dari What Happened During tekanan yang ia alami. Laporan dugaan penganiayaan terhadap pasien gigitan ular, yang disebutkan dalam video, menjadi dasar untuk menuntut tiga anggota DPRD TTU dan ASN di Dinas Peternakan. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan terkait perlindungan yang diberikan kepada pegawai negeri di lingkungan rumah sakit, terutama dalam situasi darurat.
Kronologi Peristiwa
Dokter Icha, yang dikenal sebagai dokter Icha, meninggal dunia setelah ditemukan tidak sadarkan diri di IGD RS Leona pada Jumat (26/6/2026). Sebelumnya, ia sempat menangani kasus gigitan ular pada 13 Juni 2026, yang menurut pengakuan dalam video, menimbulkan konflik antara dirinya dan tiga anggota DPRD TTU. Peristiwa ini memicu reaksi cepat dari penyidik yang menginvestigasi dugaan intimidasi terhadap dokter tersebut.
