Mata Lelah karena Smartphone? Coba 5 Trik Ini agar Segar Lagi
Mata Lelah karena Smartphone Coba 5 Trik - Jakarta, Beritasatu.com-Smartphonetelah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Mata Lelah karena Smartphone Coba 5 Trik – Jakarta, Beritasatu.com-Smartphonetelah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga mencari hiburan, hampir semua aktivitas kini dilakukan melalui layar ponsel. Namun, kebiasaan menatap layar terlalu lama dapat memicu berbagai keluhan pada mata, seperti rasa perih, mata kering, pandangan kabur, hingga sakit kepala.
Kondisi tersebut dikenal sebagai kelelahan mata digital ataucomputer vision syndrome(CVS). Meski umumnya tidak menyebabkan kerusakan permanen pada mata, penggunaansmartphonedalam durasi yang terlalu lama tetap dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas penglihatan jika dilakukan terus-menerus tanpa jeda. Menatap layarsmartphonedalam waktu lama membuat mata terus bekerja untuk mempertahankan fokus pada jarak dekat.
Selain itu, cahaya dari layar dan kebiasaan tidak berkedip secara normal turut memperparah kondisi tersebut. Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), penggunaan perangkat digital tidak terbukti menyebabkan kerusakan permanen pada struktur mata. Namun, aktivitas tersebut dapat memicu ketegangan mata, mata kering, serta gangguan penglihatan sementara akibat penggunaan yang berlebihan.
Saat melihat layar, frekuensi berkedip seseorang juga menurun drastis. Dalam kondisi normal, manusia berkedip sekitar 15 kali setiap menit. Ketika fokus padasmartphone, jumlah tersebut bisa berkurang hingga setengah atau bahkan sepertiganya.
Akibatnya, air mata lebih cepat menguap sehingga mata menjadi kering dan mudah lelah. Temuan tersebut juga didukung penelitian yang diterbitkan dalamNepalese Journal of Ophthalmologypada 2013. Studi terhadap 795 mahasiswa di Malaysia menunjukkan sekitar 90% responden mengalami gejala CVS, dengan sakit kepala menjadi keluhan yang paling sering dirasakan.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan pengguna perangkat digital untuk rutin beristirahat agar ketegangan pada mata tidak terus menumpuk. Kelelahan mata digital dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari yang ringan hingga cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa tanda yang sering muncul, antara lain: Apabila gejala muncul berulang, terutama setelah menggunakansmartphonedalam waktu lama, kemungkinan besar mata mengalami kelelahan akibat penggunaan perangkat digital.
Menjaga kesehatan mata sebenarnya tidak sulit. Dengan beberapa kebiasaan sederhana, risiko kelelahan mata akibat penggunaansmartphonedapat dikurangi secara signifikan. Salah satu metode yang paling banyak direkomendasikan dokter mata adalah aturan 20-20-20.
Caranya cukup sederhana. Setelah menatap layar selama 20 menit, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau sekitar 6 meter. Kebiasaan ini membantu otot mata rileks setelah terus-menerus fokus pada objek yang berada dalam jarak dekat.
Banyak orang menggunakansmartphonedengan posisi terlalu dekat ke wajah. Padahal, jarak ideal antara mata dan layar sekitar 40 hingga 50 sentimeter atau kurang lebih sepanjang lengan. Selain itu, posisi layar sebaiknya sedikit berada di bawah garis pandang mata, sekitar 10 hingga 15 derajat.
Posisi ini membantu mengurangi penguapan air mata sehingga mata tidak cepat kering. Kecerahan layar yang terlalu tinggi maupun terlalu redup sama-sama dapat membuat mata bekerja lebih keras. Sesuaikan tingkat kecerahan dengan kondisi pencahayaan sekitar agar mata tetap nyaman.
Pada malam hari, aktifkannight modeatau filter cahaya biru yang tersedia pada sebagian besarsmartphonemodern agar warna layar menjadi lebih hangat dan nyaman dilihat. Meski demikian, AAO menyebut belum ada bukti kuat penggunaan kacamata khusus filter cahaya biru saja mampu mengurangi gejala kelelahan mata akibat perangkat digital. Bagi pengguna yang memiliki gangguan penglihatan, menggunakan kacamata dengan resep yang tepat sangat membantu mengurangi ketegangan mata saat bekerja menggunakansmartphoneatau komputer.
Saat ini juga tersedia lensa khusus yang dirancang untuk membantu mata beradaptasi saat melihat objek pada berbagai jarak, mulai dari dekat, menengah, hingga jauh. Jenis lensa ini berbeda dengan kacamata yang hanya berfungsi sebagai filter cahaya biru. Menggunakansmartphonedi ruangan yang gelap membuat kontras antara layar dan lingkungan sekitar menjadi terlalu tinggi.
Kondisi tersebut memaksa pupil mata bekerja lebih keras untuk menyesuaikan cahaya. Oleh karena itu, usahakan menggunakansmartphonedi ruangan yang memiliki pencahayaan cukup agar mata tidak hanya bergantung pada cahaya dari layar. Jika mata sudah terasa tidak nyaman, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi keluhan.
Istirahatkan mata dengan berhenti melihat layar selama beberapa menit dan alihkan pandangan ke objek yang jauh. Cara sederhana ini dapat membantu merilekskan otot mata. Penggunaan obat tetes mata pelembap (artificial tears) juga dapat membantu mengatasi mata kering akibat berkurangnya frekuensi berkedip saat menggunakansmartphone.
Selain itu, biasakan berkedip lebih sering ketika membaca atau menonton melalui ponsel agar kelembapan alami mata tetap terjaga. Bagi pengguna lensa kontak yang mulai merasakan iritasi, beralih sementara ke kacamata dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Kompres hangat pada area mata selama beberapa menit juga dapat membantu mengendurkan otot mata yang tegang sekaligus meningkatkan kenyamanan.
Sebagian besar kasus kelelahan mata akan membaik setelah mata diistirahatkan. Namun, pemeriksaan ke dokter spesialis mata perlu dilakukan apabila keluhan tidak kunjung membaik atau justru semakin berat. Beberapa kondisi yang perlu diwaspadai meliputi penglihatan kabur atau ganda yang berlangsung lama, sakit kepala berat yang terus berulang, mata sangat merah disertai nyeri hebat, maupun gangguan penglihatan yang menghambat aktivitas sehari-hari.
Simak berita dan artikel lainnya diGoogle News Ikuti yang terbaru diWhatsApp Channel Beritasatu TPA Cipayung Depok Terbakar, 2 Truk Pengangkut Sampah Hangus Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Warga Depok Akhirnya Lapor Polisi DLHK Selidiki Penyebab Kebakaran TPA Cipayung Depok TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan 2 Rumah Panggung di Parepare Terbakar karena Bocah Bermain Korek Api Antrean Panjang Pembelian BBM di Medan Perahu Antar Jemput Sekolah di Muara Gembong Bekasi Pembebasan Lahan Terdampak Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Persiapan Stadion Gelora Pakansari jelang Piala AFF 2026 Rapuhnya Nadi Listrik Indonesia Perang AS-Iran dan Tawaran Ekoteologi Rachmat Gobel: Ketika Jumat Menjemput Seorang Anak Bangsa Penyiksaan dan Utang Konstitusional Negara
