Skip to content
After Dark
Agustus 2, 2026
Sport

Latest Update: Eks PM Spanyol Dikritik karena Komentar Rasis Soal Prancis

Sandra Martinez - tajuknusa.com 3 mins read

Latest Update: Eks PM Spanyol Dikritik Karena Komentar Rasis Soal Prancis Latest Update - Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, menjadi sorotan media

Latest Update: Eks PM Spanyol Dikritik karena Komentar Rasis Soal Prancis

Latest Update: Eks PM Spanyol Dikritik Karena Komentar Rasis Soal Prancis

Latest Update – Mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, menjadi sorotan media dan publik setelah memberikan kritik terhadap timnas Prancis dengan menyebut mereka “tidak memiliki pemain Prancis” dalam artikelnya di El Debate, 10 Juli 2026. Pernyataan ini justru memicu kontroversi sebelum pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Prancis di Arlington, Texas, pada 14 Juli 2026. Komentar Rajoy dianggap memperkuat stigma rasial dan mengganggu harmoni antarnegara dalam ajang olahraga internasional.

Konteks dan Kritik dari Pihak Prancis

Rajoy, yang berasal dari Partai Rakyat (Partido Popular), mengungkapkan kecurigaannya terhadap dominasi tim Prancis di Piala Dunia 2026. “Mereka memenangkan setiap pertandingan dan menjadi unggulan di FIFA,” tulisnya. “Namun, satu hal yang tidak mereka miliki adalah pemain asli Prancis.” Pernyataan ini disampaikan dalam konteks Ligue 1 Spanyol yang terus bersaing dengan Liga Prancis, menciptakan tensi sebelum pertandingan langsung antar dua negara.

“Prancis tidak memiliki warna kulit. Setiap klaim yang bertentangan dengan hal itu berasal dari kebodohan, rasisme, atau gabungan keduanya,” kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot dalam wawancara dengan BFM TV, Senin (13/7/2026). Barrot menekankan bahwa komentar Rajoy memperkuat prasangka terhadap bangsa Prancis, meskipun ia mengakui keberagaman skuad Les Bleus.

Komentar Rajoy langsung menuai reaksi dari berbagai pihak. Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, mengecam pernyataan mantan pemimpin Spanyol tersebut melalui media sosial X. “Latest Update: Komentar Rajoy membawa aroma rasisme yang tidak dapat ditoleransi,” tulis Diallo. Ia menyoroti bahwa tim Prancis menjadi simbol keberagaman, bukan hanya dalam olahraga, tapi juga dalam masyarakat.

Respons dari Partai Rakyat dan Pemerintah Spanyol

Juru bicara Partai Rakyat, Borja Sémper, membenarkan bahwa Rajoy menyampaikan komentar tersebut secara sarkastis dan tanpa niat merendahkan. “Latest Update: Artikel ini ditulis tanpa maksud jelek. Ungkapan yang digunakan tidak memiliki maksud merendahkan,” jelas Sémper. Namun, pemerintah Spanyol yang dipimpin Partai Sosialis langsung mengecam komentar mantan kepala pemerintahan itu, menilai bahwa prasangka tersebut merusak citra negara.

Perdana Menteri Pedro Sánchez menyebutkan komentar Rajoy dalam unggahannya di X, Minggu (12/7/2026). “Latest Update: Ada orang yang masih mengukur identitas berdasarkan keluarga, tempat lahir, atau warna kulit,” tulis Sánchez. Ia menambahkan bahwa pertandingan antara Spanyol dan Prancis menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, bukan memperlebar kesenjangan.

Pertandingan antara Prancis dan Spanyol berlangsung di AT&T Stadium, markas klub NFL Dallas Cowboys. Sebelumnya, gelandang Prancis Warren Zaire-Emery menyatakan belum melihat komentar Rajoy, meski ia menegaskan bahwa timnas Prancis mencerminkan keberagaman masyarakat Prancis. “Latest Update: Tim Prancis ini terdiri dari pemain dengan latar belakang dan asal yang berbeda,” ujarnya. “Kami adalah kelompok bersatu, tim yang berjajar, dan itu yang terpenting,” lanjut Zaire-Emery.

Kontroversi ini bukan pertama kalinya terjadi dalam Piala Dunia 2026. Awal Juli lalu, kapten Prancis Kylian Mbappe mengecam senator Paraguai Celeste Amarilla atas komentar rasis yang ia sampaikan setelah Prancis mengalahkan Paraguai di babak 16 besar. Amarilla, anggota Partai Liberal Radikal Paraguai, mengunggah kritik terhadap latar belakang, masa kecil, pendidikan, dan penampilan Mbappe di X. Latest Update menunjukkan bahwa isu rasisme dalam sepak bola semakin menjadi sorotan global.

Join the discussion