New Policy: Bantah Abaikan Istri, Vicky Prasetyo Sedia Biaya Persalinan Rp 50 Juta
stri, Siapkan Dana Rp 50 Juta untuk Persalinan New Policy - Artis Vicky Prasetyo memberikan pernyataan resmi yang menolak tuduhan menelantarkan istrinya
New Policy: Vicky Prasetyo Bantah Tuduhan Neglect Istri, Siapkan Dana Rp 50 Juta untuk Persalinan
New Policy – Artis Vicky Prasetyo memberikan pernyataan resmi yang menolak tuduhan menelantarkan istrinya, Fangfang, yang tengah mengandung delapan bulan. Dalam bantahannya, ia menyatakan telah menyiapkan dana khusus sebesar Rp 50 juta sebagai bagian dari New Policy yang diterapkan untuk memastikan kebutuhan istri dan anak-anaknya terpenuhi. Kuasa hukum Vicky, Sunan Kalijaga, mengungkapkan bahwa dana tersebut sudah disiapkan sebelumnya, dengan fokus pada kenyamanan dan kesehatan Fangfang selama proses persalinan. “Kami menegaskan bahwa Vicky Prasetyo berkomitmen menanggung seluruh biaya melahirkan. Bahkan, tempat persalinan telah dipersiapkan secara matang,” jelas Sunan, mengutip pernyataan dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (10/7/2026).
Pernyataan Kuasa Hukum yang Menyeluruh
Kuasa hukum Vicky, Sunan Kalijaga, menegaskan bahwa tuduhan menelantarkan istrinya tidak memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, Vicky Prasetyo tidak hanya memberikan dana persalinan Rp 50 juta, tetapi juga rutin mengirimkan uang untuk kebutuhan sehari-hari Fangfang. “Pembayaran bulanan untuk nafkah, makan, dan kebutuhan istri telah berlangsung teratur. Ini bukti bahwa Vicky tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah,” tambah Sunan. Sementara itu, kuasa hukum lain, Agustinus Nahak, menyatakan bahwa komunikasi melalui WhatsApp menunjukkan kejelasan dana yang diberikan, serta perencanaan persalinan yang matang.
“New Policy ini dirancang untuk memberikan perlindungan finansial yang lebih optimal bagi istri dan anak-anak. Vicky Prasetyo sudah memastikan bahwa semua aspek kebutuhan keluarga, termasuk biaya persalinan, tercakup dalam rencana yang jelas,” ujar Agustinus, menegaskan komitmen klien atas kewajibannya.
Detail Dana Persalinan dan Kebijakan Nafkah
Vicky Prasetyo, dalam wawancara via video call, memastikan bahwa tuduhan menelantarkan Fangfang tidak benar. Ia menjelaskan bahwa dana Rp 50 juta untuk persalinan telah dibicarakan sejak awal, sebagai bagian dari New Policy yang diterapkan untuk menjaga kualitas hidup istri dan anaknya. “Saya memastikan bahwa semua biaya melahirkan akan ditanggung penuh. Rezeki pasti dibagi untuk kebahagiaan ibu dan anak-anak,” ujarnya. Kuasa hukum juga menambahkan bahwa dana tersebut tidak hanya untuk biaya medis, tetapi juga mencakup pengaturan tempat persalinan yang sesuai dengan preferensi Fangfang.
Analisis dari tim kuasa hukum menunjukkan bahwa New Policy ini sejalan dengan upaya meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan keluarga. Mereka mengklaim bahwa pembayaran nafkah dan biaya persalinan tidak hanya dilakukan secara rutin, tetapi juga diatur dalam skema yang jelas. “Kami ingin memberikan ketenangan pikiran kepada Fangfang bahwa kebutuhan melahirkan akan terpenuhi tanpa hambatan,” kata Sunan. Pernyataan ini menjadi bukti bahwa Vicky Prasetyo mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan kesejahteraan keluarganya.
Langkah-Langkah Konkret untuk Kebutuhan Istri
Menurut sumber terpercaya, New Policy yang diterapkan oleh Vicky Prasetyo mencakup beberapa poin kunci. Pertama, dana persalinan Rp 50 juta dianggap sebagai langkah awal untuk memenuhi kebutuhan istri. Kedua, pengaturan tempat melahirkan telah dipertimbangkan matang, dengan perhitungan biaya yang mencakup fasilitas medis, makanan, dan perawatan selama masa kehamilan. “Selain itu, ada pembayaran cicilan bulanan yang menggabungkan uang makan, kebutuhan rumah tangga, dan dana darurat untuk mengantisipasi situasi yang tidak terduga,” tambah Agustinus. Kuasa hukum menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya untuk mengatasi isu negatif, tetapi juga untuk membangun kepercayaan dengan istri.
Sejumlah pihak menilai New Policy ini sebagai bentuk respons aktif Vicky Prasetyo terhadap kritik yang muncul. Dalam dunia hiburan, kepemimpinan dalam mengelola keuangan keluarga sering menjadi bahan perbincangan. Namun, dengan adanya kebijakan yang transparan, Vicky berusaha menunjukkan komitmen pada hubungan perkawinannya. “Kami berharap ini bisa memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen Vicky sebagai suami dan ayah,” kata salah satu rekan dari kuasa hukum. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan menjadi contoh bagaimana artis bisa menyeimbangkan tanggung jawab pribadi dan profesional.
Sebagai bagian dari New Policy, Vicky Prasetyo juga berkomitmen untuk memperkuat komunikasi dengan Fangfang. Menurut Sunan, interaksi melalui WhatsApp tidak hanya menjadi alat untuk menyampaikan dana nafkah, tetapi juga sebagai sarana untuk mendiskusikan kebutuhan istri sehari-hari. “Kami yakin bahwa pengelolaan keuangan yang transparan akan memberikan rasa aman bagi Fangfang selama proses persalinan. Ini bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang perhatian dan penghargaan terhadap istri,” jelasnya. Kuasa hukum menambahkan bahwa komunikasi tersebut dilakukan secara berkala, sehingga kebutuhan Fangfang bisa terpantau secara teratur.
Menurut sumber di lingkungan rumah tangga Vicky, New Policy ini merupakan perbaikan dari sistem keuangan sebelumnya. “Selama ini, pembayaran nafkah terasa kurang terstruktur. Dengan kebijakan baru, semua aspek kebutuhan istri dan anak akan diakomodasi secara terpadu,” kata salah satu anggota keluarga. Pihak keluarga juga menyebutkan bahwa dana Rp 50 juta untuk persalinan merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk memastikan kehidupan yang stabil bagi keluarga. “Ini bukan sekadar respons terhadap kritik, tetapi juga bagian dari visi keuangan yang lebih matang,” lanjut sumber tersebut.
