Special Plan: Isu Onyo Dilaporkan Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara
Isu Onyo Dilaporkan Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara Special Plan - Dalam rangka menangani isu Special Plan yang belakangan menjadi sorotan
Isu Onyo Dilaporkan Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Suara
Special Plan – Dalam rangka menangani isu Special Plan yang belakangan menjadi sorotan publik, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan pernyataan resmi terkait laporan Sarwendah terhadap Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo. Menurut Minola, hingga saat ini belum ada konfirmasi pasti bahwa Betrand Peto telah dilaporkan ke lembaga penegak hukum. Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang menunggu pemberitahuan resmi dari penyidik tentang adanya panggilan terhadap klien mereka. “Dalam Special Plan ini, kami masih memverifikasi kebenaran isu yang muncul karena Ruben Onsu belum menyampaikan langsung bahwa ada laporan terhadap Betrand,” jelas Minola, seperti yang disebutkan dalam laporan YouTube Intens Investigasi, Kamis (9/7/2026).
Proses Hukum Masih Berlangsung
Minola menjelaskan bahwa Betrand Peto, sebagai bagian dari keluarga Ruben Onsu, tentu memiliki hak untuk menyampaikan pandangan atau pengalaman pribadinya. Ia mempertanyakan apakah pernyataan Onyo tersebut dianggap sebagai penghinaan atau hanya sekadar klarifikasi. “Dalam Special Plan ini, kita harus melihat dengan objektif. Jika Betrand ingin menjelaskan apa yang dirasakan selama tinggal bersama Sarwendah, mengapa harus dianggap sebagai tindakan merendahkan?” tanya Minola, sambil menekankan bahwa klien mereka belum menerima undangan formal dari pihak berwenang.
“Selain itu, ada kemungkinan bahwa laporan ini adalah bagian dari upaya mengungkap fakta yang belum terungkap,” tambah Minola, yang juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan aspek-aspek dalam Special Plan agar tidak terkesan terburu-buru.
Ruben Siap Hadapi Persidangan
Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu sudah bersiap untuk menghadapi proses hukum jika laporan Sarwendah benar-benar terjadi. “Ruben pernah menyatakan, kalau Special Plan ini benar, maka dia akan mengambil langkah tegas untuk melawan,” ujarnya. Menurutnya, pengakuan Betrand Peto bukanlah tindakan berpura-pura, melainkan penjelasan atas pengalaman langsung yang dialaminya. “Kami yakin bahwa semua fakta akan terbuka setelah proses penyelidikan selesai.”
“Jadi, dalam konteks Special Plan, kami menunggu langkah-langkah yang lebih jelas dari penyidik agar semua pihak dapat memahami situasi dengan benar,” pungkas Minola.
Isu tentang laporan Sarwendah ke Betrand Peto kini menjadi perdebatan di media sosial dan dunia hiburan. Beberapa pihak menilai bahwa tindakan ini bisa menjadi bagian dari Special Plan yang mengarah pada penyelesaian sengketa keluarga secara resmi. Namun, juga ada yang menyebut bahwa ini bisa menjadi cara untuk mengungkap kisah-kisah yang tersembunyi selama ini. “Kami berharap proses hukum ini bisa memberikan kejelasan, baik bagi Ruben Onsu maupun Betrand Peto,” kata Minola, yang mempertahankan sikap netral selama Special Plan berlangsung.
Dalam Special Plan ini, peran kuasa hukum sangat penting untuk memastikan bahwa semua persyaratan hukum terpenuhi dan bahwa penyidikan dilakukan secara adil. Minola menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai dokumen dan data untuk mendukung klien mereka. “Kami akan memastikan bahwa setiap langkah dalam Special Plan ini didasarkan pada bukti yang kuat,” tutur Minola, yang juga menyoroti kebutuhan untuk tidak terburu-buru dalam menilai isu ini.
Sejauh ini, pihak kepolisian belum merilis informasi lebih lanjut mengenai identitas pelapor atau alasan dilaporkannya Betrand Peto. Namun, Minola menilai bahwa Special Plan ini bisa menjadi momen penting untuk menyelesaikan masalah yang mungkin sudah terjadi sejak lama. “Kami harap ini bisa menjadi langkah awal untuk mengklarifikasi segala sesuatu yang berkaitan dengan kasus ini.”
