New Policy: Ruben Onsu Sentil Sarwendah dan Giorgio Antonio Soal Anak
suh Anak: Ruben Onsu Sentil Sarwendah dan Giorgio Antonio New Policy - Jakarta, Beritasatu.com – Ruben Onsu, seorang selebritas ternama, memperkenalkan New
Perkembangan Baru dalam Pola Asuh Anak: Ruben Onsu Sentil Sarwendah dan Giorgio Antonio
New Policy – Jakarta, Beritasatu.com – Ruben Onsu, seorang selebritas ternama, memperkenalkan New Policy dalam pengasuhan anaknya yang terbaru. Ia mengkritik kebiasaan Sarwendah, mantan istrinya, dan Giorgio Antonio, kekasihnya, yang sering melibatkan putri mereka, Thalia, dalam berbagai aktivitas pekerjaan. Menurut Ruben, New Policy ini telah mengubah peran orang tua, terutama dengan memasukkan anak-anak dalam pekerjaan yang sebelumnya tidak mereka lakukan.
Mengapa New Policy Muncul?
Dalam unggahannya di media sosial, Ruben Onsu mengungkapkan kekecewaannya setelah melihat video Sarwendah dan Giorgio Antonio yang sedang melakukan live streaming sambil membawa Thalia. Ia menekankan bahwa New Policy ini adalah upaya untuk memberikan ekspresi diri sebagai orang tua, tetapi juga menjadi bentuk pengorbanan terhadap kesehatan mental anak. Menurutnya, keterlibatan Thalia dalam pekerjaan mereka sudah terlalu intens, sehingga mengabaikan waktu berkualitas bersama.
“Saya baru melihat video ini, ternyata sudah terlalu jauh mereka melibatkan anak saya dalam pekerjaan mereka!! Jangan bilang dan gunakan kalimat ‘Anaknya yang mau’,” tegas Ruben Onsu.
Dalam New Policy, Ruben menyatakan bahwa orang dewasa harus menjadi pelindung dan pengatur bagi anak, bukan justru memperkenalkan mereka ke dunia kerja sejak dini. Ia berpendapat bahwa anak-anak perlu belajar dari orang tua, bukan dari influencer atau pekerjaan yang tidak relevan dengan usia mereka. Pernyataan ini menggambarkan kekhawatiran Ruben terhadap pengaruh media sosial terhadap perkembangan kognitif dan emosional Thalia.
Reaksi Publik dan Konteks New Policy
Unggahan Ruben Onsu langsung menjadi sorotan publik, kembali membahas dinamika pengasuhan anak pascopecahnya rumah tangga dengan Sarwendah. Banyak netizen mendukung pendapatnya, sementara sebagian menganggap bahwa New Policy ini bisa menjadi langkah positif untuk memperkenalkan anak ke dunia kerja secara dini. Namun, Ruben menekankan bahwa New Policy ini bukan hanya tentang ekspresi diri, tetapi juga untuk melindungi kepentingan anak dari pengaruh negatif.
“Yang dewasalah harusnya mengingatkan dan segera dibawa keluar dari kamera, kalau melihat tayangan ini berarti memang anak saya ada dalam live jualan,” ucapnya.
Menurut Ruben, New Policy ini juga mencerminkan perubahan sikap Thalia yang menurutnya tidak konsisten dengan sifat anaknya sebelumnya. Ia menduga adanya pengaruh dari pihak tertentu yang membuat Thalia semakin menjauh dari kehidupan sebelumnya. Dalam New Policy, Ruben meminta agar orang tua tetap menjadi pengawas utama dalam proses pengasuhan anak, terlepas dari perubahan kehidupan rumah tangga.
“Thalia masih ada ayahnya. Di sini terlihat Thalia sudah beda. Saya sangat mengenal anak saya. Ini bukan dia, ini hasil dari para penghasut yang sadis,” ujarnya.
Konteks New Policy dalam Dunia Hiburan
New Policy yang diperkenalkan Ruben Onsu tidak hanya terjadi di lingkungan pribadinya, tetapi juga mencerminkan tren di industri hiburan. Banyak artis dan selebritas sekarang mengadopsi New Policy yang memperbolehkan anak-anak mereka terlibat dalam kegiatan ekonomi, seperti menjual produk melalui media sosial. Namun, Ruben menyoroti bahwa New Policy ini harus dibarengi dengan pertimbangan matang, termasuk pengaruh psikologis terhadap anak.
Dalam New Policy, Ruben Onsu juga menyebutkan bahwa pengasuhan anak bukan hanya tentang kehadiran fisik, tetapi juga tentang kualitas interaksi. Ia menilai bahwa melibatkan Thalia dalam live streaming yang sering terjadi, dapat mengurangi waktu berkualitas bersama ayahnya. Hal ini memicu diskusi mengenai keadilan dalam pengasuhan anak, apakah semua orang tua memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan anak, atau ada yang lebih dominan dalam pengambilan keputusan.
“Maaf, di sini saya tidak mencari pembenaran. Saya hanya sebagai orang tuanya yang punya hak untuk menyelamatkan anak saya, juga sebagai bukti untuk tidak jadi para pengikut pasangan sweet ini,” tutupnya.
Reaksi terhadap New Policy ini menunjukkan bagaimana isu pengasuhan anak tetap menjadi sorotan masyarakat. Ruben Onsu memastikan bahwa New Policy yang ia usung adalah bentuk tanggung jawab sebagai orang tua, bukan hanya ekspresi kekecewaan terhadap hubungan Sarwendah dengan Giorgio Antonio. Dengan New Policy, ia berharap bisa menciptakan keseimbangan antara kehidupan profesional dan kebutuhan tumbuh kembang anak-anaknya.
Sebagai bagian dari New Policy, Ruben Onsu juga menyoroti pentingnya kesadaran orang tua dalam memilih aktivitas yang sesuai untuk anak. Ia menilai bahwa New Policy ini harus diawasi agar tidak berujung pada eksploitasi anak, terutama di era digital saat ini. Dengan adanya New Policy, Ruben berharap bisa memastikan bahwa Thalia tetap terjaga kesehatannya dan tidak terlalu terpapar tekanan dari dunia kerja sejak usia muda.
Unggahan Ruben Onsu tidak hanya memicu diskusi internal keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi orang tua lain yang ingin menyesuaikan New Policy mereka. Ia menekankan bahwa New Policy ini adalah langkah awal untuk menilai kembali pola asuh anak dalam konteks modern, dengan pertimbangan antara kebebasan dan perlindungan.
