Latest Program: Lionel Scaloni, si Tukang Nangis dari Santa Fe
Lionel Scaloni, si Tukang Nangis dari Santa Fe Latest Program - Jakarta, Beritasatu.com – Setelah memperoleh kemenangan dramatis atas Mesir dengan skor 3-2
Lionel Scaloni, si Tukang Nangis dari Santa Fe
Latest Program – Jakarta, Beritasatu.com – Setelah memperoleh kemenangan dramatis atas Mesir dengan skor 3-2 dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB, pelatih tim Argentina, Lionel Scaloni, tak bisa menahan air mata. Kemenangan ini memastikan timnya melangkah ke babak perempat final. Meski sempat tertinggal 0-2 hingga memasuki menit ke-11 babak kedua, Argentina berhasil bangkit melalui serangkaian aksi yang menginspirasi.
Dalam pertandingan tersebut, Cristian Romero membuka harapan, lalu Lionel Messi menyamakan kedudukan sebelum Enzo Fernández mencetak gol penentu di masa injury time. Scaloni mengakui emosi yang ia rasakan sangat kuat. “Saya memang selalu rentan emosional. Terkadang air mata tak bisa dihentikan,” katanya setelah pertandingan usai. Ia juga menyebutkan bahwa dirinya menangis di ruang ganti, sementara para pemain memberinya julukan ‘si tukang menangis’ dari Santa Fe.
“Setelah bermain sepak bola selama 20 tahun, kembali merasakan emosi seperti hari ini sangat luar biasa. Banyak pelatih yang pernah jadi pemain memilih karier ini karena ingin mengalami momen-momen adrenalin seperti ini,” ujar Scaloni.
Scaloni menilai Argentina tetap memegang rencana permainan meski mengalami kesulitan dalam penyelesaian akhir. “Saya selalu yakin pertandingan masih berada di pihak kami. Bahkan ketika tertinggal dua gol, saya tidak pernah kehilangan keyakinan mereka mampu membalikkan keadaan,” tambahnya. Ia juga memuji penampilan tim yang jauh lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya saat menghadapi Tanjung Verde.
“Melihat Messi masih bisa merasakan emosi sebesar ini di tahap kariernya saat ini, itu sulit dijelaskan. Ia mencetak satu gol dan menyumbang satu assist yang menjadi penggerak permainan tim,” kata Scaloni.
Kemenangan atas Mesir menjadi momen penting bagi Scaloni, yang menjelaskan alasan ia masih mencintai sepak bola. “Tim ini selalu memberi saya keyakinan bahwa mereka tidak pernah berhenti percaya, bahkan ketika semuanya tampak berjalan melawan kami,” ucapnya. Argentina akan melawan Swiss di babak perempat final yang digelar di Kansas City, Sabtu (11/7/2026) waktu setempat.
Artikel Terkait
Simak berita dan artikel lainnya di Google News. Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu. Harta Donald Trump ‘Menggendut’ Jadi Rp 117 Triliun dalam 17 Bulan. Kronologi Sengketa Rumah di Surabaya, Pengontrak Minta Kompensasi Amplop Putih. Menhut Raja Juli Diduga Berasal dari Uang Pemerasan. 914 Petani Dihantam Badai PHK? Ini Cara Cairkan Dana JKP Kemenaker. Hidup dalam Gelap, Stella Terus Berjuang Mencari Kerja. Kunjungan PM India ke Kompleks Parlemen Senayan. Perluasan Stasiun MRT Bundaran HI BGN Segera Tindak Lanjut Rekomendasi KPK Untuk MBG. Bursa Kerja di Jakarta Selatan. Karut-marut Program MBG. Penyiksaan dan Utang Konstitusional Negara. Apa Konsekuensi Menjadi Anggota OECD? Keniscayaan Refurbishment ITS Giuseppe Garibaldi.
