Skip to content
After Dark
Agustus 3, 2026
Nusantara

Latest Program: Pencuri Baterai BTS Tewas Baku Tembak dengan Polisi di Lampung

Richard Gonzalez - tajuknusa.com 2 mins read

Baku Tembak Mengakibatkan Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Lampung Latest Program - Dalam rangka memperkuat kehadiran Latest Program di sektor keamanan

Latest Program: Pencuri Baterai BTS Tewas Baku Tembak dengan Polisi di Lampung

Baku Tembak Mengakibatkan Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Lampung

Latest Program – Dalam rangka memperkuat kehadiran Latest Program di sektor keamanan, penyelidikan terhadap kasus pencurian baterai BTS di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, berakhir dengan pertarungan senjata yang memakan korban. Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, saat tim Resmob Polres Tulang Bawang mengejar komplotan pelaku yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.

Aksi pencurian baterai BTS menjadi sorotan karena dampaknya terhadap jaringan komunikasi masyarakat. Dalam kejadian baku tembak, satu dari tujuh pelaku tewas tertembak, sementara enam orang lainnya berhasil ditangkap. Polisi mengungkapkan bahwa pelaku berupaya melawan petugas saat akan dibawa ke kantor polisi, sehingga memicu pertarungan senjata.

“Saat petugas akan mengamankan para pelaku, mereka langsung menembak sebagai perlawanan,” kata Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Bandar Lampung.

Pengejaran berlangsung hingga pintu Tol Menggala, Tulang Bawang, di mana polisi akhirnya menangkap minibus yang digunakan oleh pelaku. Setelah pertarungan, kendaraan tersebut dihentikan dan seluruh pelaku dibawa ke Mapolres Tulang Bawang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah pelaku yang tewas diserahkan ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan visum sebelum akhirnya dikembalikan kepada keluarga pada sore hari.

Detail Aksi dan Barang Bukti yang Diperoleh

Kasatreskrim menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari Latest Program keamanan yang ditujukan untuk menekan tindak kejahatan terhadap infrastruktur komunikasi. Dalam aksi tersebut, polisi menyita satu unit minibus, dua senjata api rakitan, belasan amunisi, serta peralatan khusus yang digunakan untuk mencuri baterai BTS. Para pelaku, yang terdiri dari enam orang dari Tulang Bawang dan satu orang dari Lampung Utara, diduga terlibat dalam beberapa aksi serupa sebelumnya.

Barang bukti yang berhasil disita akan digunakan sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap alur kejahatan serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain. Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian untuk menemukan bukti tambahan, termasuk jejak digital yang bisa membantu menyelidiki motif dan rencana aksi komplotan tersebut.

Penyelidikan Ongoing dan Tanggung Jawab Petugas

Dalam upaya memastikan kejelasan kasus, penyelidikan masih terus berlangsung. Tim investigasi menargetkan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku, termasuk siapa yang bertindak sebagai penggerak utama aksi pencurian baterai BTS. Penyelidikan ini juga melibatkan analisis bukti dari lokasi kejadian serta keterangan saksi yang terlibat.

Kasatreskrim memastikan bahwa operasi yang berlangsung dalam Latest Program ini dilakukan dengan profesional dan berhati-hati untuk meminimalkan risiko terhadap masyarakat. Petugas menegaskan bahwa aksi baku tembak hanya terjadi saat pelaku menolak menyerah, sehingga menunjukkan kesigapan tim dalam menghadapi kejahatan yang berpotensi berbahaya.

Pelaku yang tewas dalam kejadian ini sebelumnya diduga memainkan peran penting dalam mengorganisir aksi pencurian. Selain itu, polisi sedang mengejar informasi terkait pelaku yang melarikan diri sebelum kejadian. Hasil penyelidikan ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi Latest Program dalam memperkuat kebijakan keamanan di daerah rawan tindak kriminal.

Join the discussion