Key Strategy: Road Map Riset Nasional Selesai Disusun
Key Strategy: akarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah
Road Map Riset Nasional Selesai Disusun
Key Strategy – Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah menyelesaikan penyusunan roadmap riset nasional hingga tahun 2045. Dokumen ini akan diluncurkan di Surabaya, Jawa Timur dalam waktu dekat sebagai acuan strategis untuk pengembangan riset di Indonesia. Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa roadmap ini menjadi bagian dari key strategy dalam memperkuat kerangka riset nasional, serta mendukung transformasi industri menuju era digital dan inovatif.
Pengembangan Roadmap Riset Nasional
Roadmap riset nasional dibuat melalui konsensus yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, peneliti, dan pengusaha. Proses penyusunan ini tidak hanya meninjau sejarah perkembangan riset di Indonesia, tetapi juga memproyeksikan kebutuhan sektor-sektor strategis dalam 20 tahun ke depan. “Ini adalah key strategy yang bertujuan menyelaraskan visi riset dengan kebutuhan bangsa,” ujar Arif Satria setelah menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, pada Minggu (28/6/2026).
Kerja sama antara BRIN dan Kemendiktisaintek menghasilkan kerangka kerja yang lebih terpadu, dengan penekanan pada inovasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya lokal. Hasil konsensus ini diharapkan mampu menjadi pemandu bagi perencanaan jangka panjang, sehingga riset tidak hanya menjadi aktivitas akademis, tetapi juga tool untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial. Proses ini juga melibatkan analisis terhadap kelemahan sektor riset dan inovasi saat ini, seperti ketergantungan pada teknologi asing atau kurangnya keterlibatan industri dalam penelitian.
Strategi Utama dalam Roadmap Riset Nasional
Salah satu key strategy dalam roadmap ini adalah pengembangan teknologi kritis yang relevan dengan kebutuhan nasional. Arif Satria menegaskan bahwa roadmap dirancang untuk memberikan arah yang jelas dalam pemanfaatan riset untuk menciptakan solusi inovatif dalam bidang energi, transportasi, kesehatan, dan pertanian. “Riset harus menjadi pendorong utama dalam industri, bukan sekadar penunjang,” kata dia.
Sebagai contoh, roadmap ini memprioritaskan penelitian dalam teknologi hijau sebagai bagian dari key strategy untuk menghadapi perubahan iklim. Selain itu, kemitraan antara lembaga penelitian dan industri akan ditingkatkan melalui skema pendanaan dan kerja sama riset bersama. “Dengan key strategy ini, kita bisa memastikan bahwa kebijakan riset selaras dengan tujuan pembangunan nasional,” tambah Arif.
Strategi lain yang diusung dalam roadmap adalah pengintegrasian riset ke dalam kebijakan pemerintah. Dengan demikian, kebijakan riset tidak lagi terisolasi, tetapi menjadi bagian dari pembangunan ekonomi dan sosial yang lebih holistik. “Kerangka ini akan memberikan pedoman untuk membangun ekosistem riset yang lebih kuat,” jelasnya. Selain itu, roadmap ini juga mencakup rencana pengembangan SDM peneliti dan peningkatan infrastruktur riset di berbagai daerah.
Mengintegrasikan Riset ke dalam Grand Design
Kerja sama BRIN dan Kemendiktisaintek menciptakan satu grand design riset nasional yang terstruktur secara baik. Dalam roadmap ini, seluruh sektor riset diintegrasikan, mulai dari penelitian dasar hingga penerapan teknologi di lapangan. “Kerja sama ini memastikan bahwa riset tidak hanya menjadi kegiatan akademis, tetapi juga kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Arif.
Salah satu keuntungan dari key strategy ini adalah pengurangan duplikasi penelitian yang tidak efisien. Dengan menyusun prioritas riset secara bersama, sumber daya dapat dialokasikan secara optimal. Selain itu, roadmap ini mencakup pelatihan dan pengembangan kapasitas peneliti untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan riset nasional. “Ini adalah key strategy yang sangat penting dalam memastikan inovasi Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” imbuhnya.
Dalam jangka panjang, roadmap riset nasional ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat dan sektor swasta tentang pentingnya riset. Dengan key strategy yang terencana, Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya dalam bidang teknologi dan inovasi. “Ini adalah langkah penting menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing,” tutup Arif.
