New Policy: Wujudkan Impian Ibunda, Jirayut Terima Tawaran Main Film
mpian Ibunda, Jirayut Terima Tawaran Main Film New Policy - Dalam konteks New Policy yang baru diterapkan, artis Thailand Jirayut akhirnya mewujudkan harapan
New Policy: Wujudkan Impian Ibunda, Jirayut Terima Tawaran Main Film
New Policy – Dalam konteks New Policy yang baru diterapkan, artis Thailand Jirayut akhirnya mewujudkan harapan ibunya untuk tampil dalam film layar lebar. Pemilihan film Cek Khodamyang sebagai debut aktingnya menggambarkan peran penting New Policy dalam mendukung kolaborasi kreatif antar negara, khususnya antara Thailand dan Indonesia. Film ini, yang dirilis 16 Juli 2026, menjadi bukti bahwa kebijakan baru ini tidak hanya memperluas peluang bagi artis lokal, tetapi juga membuka akses bagi bakat internasional. Berdasarkan keterangan Jirayut kepada wartawan, Jumat (26/6/2026), tawaran bermain film ini merupakan momen penting dalam perjalanan karier hiburannya, terutama setelah New Policy mempermudah proses kerja sama produksi lintas batas.
Tawaran yang Menjadi Langkah Bersejarah
Jirayut, lahir di Narathiwat, Thailand, pada 24 Februari 2001, menyatakan rasa ragu saat menerima tawaran utama dari Dee Company. Di masa lalu, ia merasa pengalaman aktingnya belum cukup matang untuk memenuhi standar film layar lebar. “Saya agak bimbang menerima peran ini karena kurang percaya diri, takut mengecewakan. Lagi pula, pengalaman saya di bidang akting masih awal,” ungkapnya. Namun, dukungan ibunya menjadi pendorong utama. Dengan New Policy sebagai penghubung, Jirayut bisa memperoleh kesempatan berharga untuk menunjukkan kemampuannya di industri hiburan Tanah Air.
“Alhamdulillah, aku bisa mewujudkan impian mama aku untuk main di film layar lebar. Karena ini film pertamaku dan mungkin jodohnya aku bisa bermain di Cek Khodamini. Makanya bersyukur bisa bermain untuk pertama kalinya di film, dan ini membuktikan aku sukses mengembangkan sayap di industri hiburan Tanah Air,” tambahnya. New Policy ternyata tidak hanya memfasilitasi tawaran film, tetapi juga membantu Jirayut membangun relasi profesional dengan tim produksi Indonesia, yang sebelumnya sulit dicapai karena hambatan administratif.
Dalam proyek ini, Jirayut memerankan tokoh Sakti, yang beradu akting dengan Beni Siregar dan Saputra Kori. Peran ini menghadirkan tantangan unik, terutama dalam menangkap nuansa karakter yang berada di tengah cerita horor komedi. Dengan New Policy, kemitraan antar produser dan aktor lintas negara menjadi lebih terstruktur, sehingga proyek semacam ini bisa terwujud. Jirayut menilai, ini bukan sekadar penampilan pertama, tetapi juga tanda awal kesuksesan New Policy dalam memperkuat industri hiburan internasional.
Film dengan Tema Horor Modern
Cek Khodamyang mengisahkan tiga pemuda yang bekerja sama dengan hantu untuk menakut-nakuti manusia di era modern. Film ini menggabungkan elemen horor yang khas dengan alur cerita yang terkini, menarik perhatian penonton yang menggemari genre ini. Kehadiran Jirayut dalam film ini diharapkan menjadi langkah awal bagi keberlanjutan karier aktingnya, terutama dalam konteks New Policy yang mendorong partisipasi aktif artis dari berbagai belahan dunia. Proyek ini juga menunjukkan potensi pasar Indonesia dalam menampung karya-karya luar, yang sebelumnya terbatas pada sinetron atau film pendek.
Perjalanan Karier Jirayut
Sebelum menerima tawaran untuk Cek Khodamyang, Jirayut sudah mengikuti beberapa workshop akting dan menampil dalam video klip musik lokal. Meski demikian, ia merasa masih belum cukup siap untuk peran utama. New Policy, dengan kebijakan pengurusan izin produksi yang lebih sederhana, memungkinkan Jirayut berkolaborasi dengan tim profesional Indonesia tanpa hambatan besar. Ia juga menyebutkan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa New Policy bukan hanya sekadar kebijakan pemerintah, tetapi juga wadah untuk mengembangkan bakat-bakat baru di industri kreatif.
Respons dari Industri Hiburan
Rekan sejawat dalam industri hiburan mengapresiasi peran Jirayut di Cek Khodamyang. Mereka menilai, kebijakan New Policy memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas proyek kolaboratif, terutama di bidang perfilman. “Jirayut membuktikan bahwa New Policy benar-benar bisa mempercepat proses pemilihan talenta yang kompeten, bukan hanya sekadar bermain-main,” komentar seorang sutradara ternama. Film ini juga diharapkan menjadi contoh baik bagi New Policy dalam mempromosikan karya-karya multikultural, yang sebelumnya tergantung pada jaringan individu.
Kontribusi New Policy untuk Pemuda Indonesia
Kehadiran artis internasional seperti Jirayut dalam film Indonesia menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin berkarya di luar negeri. New Policy memberikan akses lebih mudah untuk kolaborasi ini, baik dalam hal visa, izin kerja, maupun perizinan produksi. Dengan adanya kebijakan ini, pemuda Indonesia bisa menjadi bagian dari proyek internasional tanpa harus meninggalkan tanah air. Jirayut sendiri menekankan bahwa New Policy menjadi jembatan yang penting dalam mewujudkan impian ibunya, sekaligus membuka peluang bagi dirinya untuk berkembang lebih luas. “Ini bukan sekadar keberhasilan pribadi, tetapi juga bukti bahwa New Policy benar-benar berdampak,” katanya.
