TajukNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Asri Welas Mengenang Guruh Sukarnoputra sebagai Sosok Pengganti Ayah

Published September 27, 2026 · Updated September 27, 2026 · By Robert Moore - tajuknusa.com

Foto : Robert Moore - tajuknusa.com

Asri Welas Kehilangan Figur Ayah dalam Diri Guruh Soekarnoputra

Tajuknusa.com – Suasana duka menyelimuti kediaman Guruh Soekarnoputra di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/9/2026). Selebritas Asri Welas datang melayat sambil mengenang kedekatannya dengan seniman tersebut, yang ia tempatkan sebagai sosok ayah setelah ayah kandungnya meninggal saat dirinya berusia 17 tahun.

Bagi Asri, hubungan itu telah terbentuk jauh sebelum ia dikenal luas di dunia hiburan. Ia sudah mengenal Guruh sejak berumur 11 tahun, ketika terpilih menjadi salah satu penari dalam kegiatan seni yang dibimbing olehnya. Dari pertemuan tersebut, tumbuh ikatan yang bukan hanya berkaitan dengan latihan dan panggung pertunjukan.

“Saat aku umur 17 tahun aku ditinggal (meninggal) sama papaku, itu Mas Guruh yang menggantikan posisi bapak saya. Dan saat itu saya merasa punya bapak lagi karena aku memang sudah kenal dan dekat beliau sejak umur 11 tahun saat aku kepilih jadi salah satu penarinya,”

Kenangan itu disampaikan Asri dengan mata berkaca-kaca. Kehilangan Guruh, baginya, berarti berpisah dengan seseorang yang selama bertahun-tahun memberikan perhatian, arahan, serta dorongan dalam berbagai fase hidup dan kariernya.

Dukungan untuk Perjalanan Karier

Asri melihat Guruh sebagai pribadi yang memiliki peran besar dalam pencapaiannya. Hubungan mereka tidak berhenti ketika Asri tumbuh dewasa dan mulai aktif bekerja di industri hiburan. Guruh disebut tetap mengikuti perkembangan kariernya, termasuk saat Asri membintangi film maupun menerima penghargaan.

Setiap kabar baik yang diterima Asri kerap mendapat respons langsung dari Guruh. Ucapan selamat itu juga disertai evaluasi dan nasihat, sesuatu yang terus melekat dalam ingatan Asri. Perhatian tersebut membuatnya merasa mendapat pendampingan dari seorang figur keluarga, bukan semata-mata dari rekan di lingkungan seni.

“Beliau buat saya adalah orang yang paling berjasa dalam hidup saya. Karena beliau selalu support apa pun yang saya raih. Bahkan saat saya main film atau mendapatkan penghargaan apa pun, beliau pasti telepon saya. Selain mengucapkan selamat, beliau juga selalu kasih masukan kepada saya tentang yang bagus mana, terus kenapa kamu harus begitu, kenapa kamu harus begini. Itu yang terus saya kenang dari beliau,”

Bagi seorang pelaku seni, dukungan seperti itu dapat menjadi bagian penting dari perjalanan kreatif. Asri mengenang Guruh sebagai pembimbing yang tidak sekadar hadir pada masa awalnya menari, tetapi juga tetap memberi pandangan saat dirinya menjalani pekerjaan di bidang lain.

Guruh Soekarnoputra dikenal luas sebagai tokoh seni Indonesia. Dalam pengalaman personal Asri, sisi yang paling terasa adalah kepedulian Guruh terhadap orang-orang yang pernah berada dalam proses berkesenian bersamanya. Nasihat yang diberikan disebut Asri selalu menyertai rasa bangga atas kerja keras dan pencapaiannya.

Puisi “Mercusuar” yang Tetap Disimpan

Salah satu memori yang paling kuat bagi Asri berasal dari masa sekolah menengah atas. Pada saat itu, ia memperoleh tugas membuat puisi dari gurunya. Bersamaan dengan tugas tersebut, Asri sedang memiliki banyak kegiatan dan harus menjalani latihan seni, sehingga waktu yang dimilikinya terbagi.

Dalam keadaan itu, Guruh membantu membuatkan puisi berjudul Mercusuar. Tugas sekolah tersebut kemudian memperoleh apresiasi dari guru Asri dan mendapat nilai 100. Puisi itu tidak hanya menjadi kenangan tentang masa SMA, melainkan juga bukti nyata perhatian Guruh dalam keseharian hidupnya.

“Saat saya SMA, saya dapat tugas dari guru saya untuk membuat puisi, di mana saat itu saya sedang banyak kerjaan dan harus latihan. Dan di situ beliau akhirnya membantu saya untuk membuatkan puisi yang judulnya Mercusuar sebagai tugas yang saya terima dan ternyata mendapat apresiasi dari guru karena puisinya dapat nilai 100. Dan sampai sekarang puisi yang beliau buat masih saya simpan sebagai kenang-kenangan,”

Asri masih menyimpan puisi tersebut hingga kini. Benda sederhana itu memiliki makna mendalam karena mengingatkannya pada hubungan yang telah terjalin sejak masa kecil. Kenangan mengenai Mercusuar pun menjadi salah satu cerita yang paling membekas setelah Guruh berpulang.

Di tengah duka, Asri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Guruh atas segala dukungan yang diterimanya. Ia juga mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah Swt.

“Yang jelas saya hanya bisa ucapin terima kasih sama Mas Guruh, semoga Mas Guruh diterima di sisi Allah Swt, dan saya yakin ini yang terbaik yang Allah berikan buat beliau,”

Guruh Soekarnoputra Wafat pada Usia 73 Tahun

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Guruh wafat dalam usia 73 tahun.

Jenazah Guruh kemudian dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta. Lokasi peristirahatan terakhirnya berada bersebelahan dengan makam sang ibunda, Fatmawati Soekarnoputri.

Bagi Asri Welas, kepergian Guruh meninggalkan kehilangan yang sangat pribadi. Ia mengenangnya sebagai seniman yang membukakan ruang belajar, pemberi masukan bagi kariernya, dan sosok yang mengisi kekosongan setelah kepergian ayah kandungnya. Melalui kenangan tentang latihan tari, telepon-telepon penuh perhatian, hingga puisi Mercusuar, Asri menyimpan jejak kedekatan yang akan terus mengiringinya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Asri Welas Mengenang Guruh Sukarnoputra?

Asri Welas Mengenang Guruh Sukarnoputra is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Asri Welas Mengenang Guruh Sukarnoputra matter?

Asri Welas Mengenang Guruh Sukarnoputra matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.