TajukNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bangkok Darurat Banjir! Air Setinggi Pinggang Lumpuhkan 50 Distrik

Published September 27, 2026 · Updated September 27, 2026 · By Sarah Smith - tajuknusa.com

Foto : Sarah Smith - tajuknusa.com

Bangkok Tetapkan Darurat Banjir di Seluruh Wilayah Kota

Tajuknusa.com – Bangkok berada dalam status darurat bencana banjir setelah hujan ekstrem mengguyur ibu kota Thailand itu sejak Kamis. Pemerintah kota menetapkan kondisi darurat untuk seluruh 50 distrik ketika genangan meluas, jalan-jalan utama terganggu, dan kegiatan harian warga ikut terhenti.

Curah hujan yang melampaui 300 milimeter atau sekitar 12 inci dalam beberapa hari terakhir membuat sistem drainase kota kewalahan. Air mengisi jaringan jalan, saluran, serta kanal-kanal utama, sementara lalu lintas di sejumlah titik mengalami kemacetan berat.

Meski hujan mulai berkurang, ancaman belum sepenuhnya hilang. Tinggi air di kanal dan saluran utama Bangkok masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Kondisi ini membuat pemerintah kota meminta warga tetap waspada terhadap kemungkinan genangan yang bertahan atau meluas.

Warga Diminta Bertahan di Rumah

Gubernur Bangkok mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah selama situasi belum stabil. Warga yang tinggal di sepanjang kanal diminta segera memindahkan dokumen, barang berharga, dan kebutuhan penting ke lantai dua atau tempat yang lebih tinggi.

Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi permukiman yang berada dekat jalur air. Kanal-kanal Bangkok memiliki peran besar dalam aliran air kota, tetapi ketika kapasitasnya penuh, kawasan di sekitarnya menjadi bagian yang paling cepat terdampak luapan.

Genangan juga mempersulit warga menjalankan pekerjaan dan usaha sehari-hari. Somkid Pheuk-ngam, warga berusia 67 tahun yang tinggal di dekat kanal di bagian utara Bangkok, menggambarkan air telah mengisolasi lingkungannya.

“Air terus mengalir masuk. Sangat sulit untuk keluar rumah sekarang, ketinggian air sudah mencapai setinggi pinggang saya. Saya tidak bisa pergi ke mana-mana dan sudah menutup toko saya selama dua hari,” ungkap Somkid Pheuk-ngam.

Bagi Somkid, banjir kali ini terasa lebih berat dibandingkan banjir besar yang melanda Thailand pada 2011. Bencana pada tahun tersebut berlangsung selama tiga bulan dan menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Hingga kini, belum ada informasi mengenai korban jiwa akibat banjir terbaru di Bangkok.

Kawasan Timur Paling Terpukul

Wilayah timur Bangkok disebut sebagai area dengan dampak paling serius. Upaya pemompaan air terus dilakukan, tetapi kapasitas kanal di seluruh kota telah mencapai batasnya. Situasi ini membuat penanganan banjir tidak hanya bergantung pada berkurangnya hujan, melainkan juga pada kemampuan air mengalir keluar dari kawasan permukiman dan ruas jalan.

“Hujan terus turun dan kami melakukan upaya terbaik. Kami mencoba memompa air keluar, tetapi kapasitas seluruh kanal saat ini sudah penuh. Wilayah paling berisiko adalah pemukiman yang berada di dekat kanal,” terang Gubernur Chadchart Sittipunt.

Bangkok memang memasuki periode ketika cuaca buruk dan badai petir kerap terjadi di Thailand. Namun, hujan berintensitas sangat tinggi dalam waktu singkat dapat melampaui daya tampung infrastruktur pengendalian air, terutama ketika saluran, kanal, dan jalan kota menerima limpasan secara bersamaan.

Banjir perkotaan seperti ini berdampak langsung pada mobilitas masyarakat. Jalan yang tergenang dapat memperpanjang perjalanan, membatasi akses kendaraan, dan menghambat aktivitas perdagangan kecil di lingkungan terdampak. Bagi keluarga yang tinggal dekat kanal, ancaman tidak hanya berupa air yang naik, tetapi juga kesulitan menyelamatkan barang sebelum genangan memasuki rumah.

Potensi Hujan Lebat Masih Ada

Badan Meteorologi Thailand memperkirakan hujan deras masih mungkin terjadi sepanjang pekan ini. Pusat tekanan udara rendah yang memicu hujan lebat diperkirakan bergerak menuju wilayah tengah Thailand, tetapi warga Bangkok tetap perlu memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan peringatan dari otoritas setempat.

Dalam keadaan darurat, kesiapsiagaan warga menjadi penting, terutama bagi penduduk yang rumahnya berada di dataran rendah atau berdekatan dengan kanal. Menyimpan barang penting di tempat tinggi, mengurangi perjalanan yang tidak mendesak, serta memantau kondisi lingkungan dapat membantu mengurangi risiko ketika air kembali naik.

Status darurat di 50 distrik menunjukkan luasnya dampak banjir yang sedang dihadapi Bangkok. Fokus utama kini berada pada pengurangan genangan, perlindungan warga di kawasan rawan, dan menjaga akses penting tetap dapat digunakan selama air belum surut sepenuhnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Bangkok Darurat Banjir Air Setinggi Pinggang?

Bangkok Darurat Banjir Air Setinggi Pinggang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bangkok Darurat Banjir Air Setinggi Pinggang matter?

Bangkok Darurat Banjir Air Setinggi Pinggang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.