TajukNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menkeu: APBN dan Danantara Jadi 2 Instrumen Model Ekonomi

Published Oktober 9, 2026 · Updated Oktober 9, 2026 · By Richard Wilson - tajuknusa.com

Foto : Richard Wilson - tajuknusa.com

APBN dan Danantara Didorong Berjalan Selaras untuk Kesejahteraan

Tajuknusa.com – Menkeu - Pemerintah memandang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta Danantara sebagai dua perangkat utama dalam pengelolaan ekonomi Indonesia. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menekankan bahwa keduanya memiliki fungsi berbeda, namun perlu diarahkan dalam tujuan yang sama: memperkuat kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Suahasil dalam Investor Daily Summit 2026 bertema Indonesia's Economic Model di Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026). Forum ekonomi seperti ini dinilai penting untuk memperluas pemahaman publik, terutama generasi muda, mengenai cara kerja kebijakan ekonomi nasional dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kelompok kaum muda kita pun perlu mendapatkan perspektif yang komplit, komprehensif tentang perekonomian Indonesia. Bagaimana perekonomian itu dikelola, bagaimana perekonomian itu bekerja untuk masyarakat dan semua hasil dari bekerjanya perekonomian itu dirasakan lagi oleh masyarakat,” kata Suahasil.

APBN Menghubungkan Penerimaan dan Kebutuhan Publik

Dalam model tersebut, APBN menjalankan peran sebagai instrumen fiskal negara. Penerimaan yang dihimpun dari masyarakat kembali dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan publik melalui belanja negara. Siklus itu menggambarkan hubungan langsung antara aktivitas ekonomi nasional, penerimaan pemerintah, dan layanan maupun program yang ditujukan bagi masyarakat.

“Ada yang namanya anggaran pendapatan dan belanja negara. Pendapatannya dikumpulkan dari masyarakat, belanjanya dibelanjakan untuk masyarakat,” ujar Suahasil.

APBN tidak hanya dapat dipahami sebagai dokumen angka dan pos anggaran. Di dalamnya terdapat arah kebijakan pemerintah dalam mengelola sumber daya negara. Ketika pendapatan negara dikumpulkan, pemerintah memiliki ruang untuk membiayai kebutuhan publik serta menjalankan berbagai fungsi negara. Karena itu, pemahaman mengenai APBN penting agar masyarakat dapat melihat keterkaitan antara penerimaan negara dan manfaat yang kembali dirasakan secara luas.

Bagi kalangan muda, pembahasan fiskal sering kali terasa jauh dari keseharian. Namun, pengelolaan anggaran negara pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana negara menjalankan pelayanan publik dan menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak. Suahasil menggarisbawahi perlunya perspektif yang menyeluruh agar masyarakat tidak hanya melihat hasil akhir ekonomi, tetapi juga memahami mekanisme yang menopangnya.

Danantara Berfokus pada Konsolidasi Aset Negara

Di sisi lain, Danantara memiliki karakter yang berbeda dari APBN. Instrumen ini ditempatkan sebagai wadah untuk mengonsolidasikan aset negara yang berada di berbagai badan usaha milik negara atau BUMN. Penggabungan dan penataan aset itu ditujukan untuk menciptakan pengelolaan yang lebih efisien serta memperkuat kontribusinya bagi negara.

Suahasil menjelaskan bahwa aset-aset yang tersebar di sejumlah perusahaan negara perlu diatur kembali agar dapat bekerja lebih optimal. Hasil dari proses tersebut diharapkan hadir dalam bentuk kegiatan produktif, termasuk penciptaan kesempatan kerja, penyediaan barang, serta produksi jasa.

“Dikonsolidasikan aset tersebut, lalu kemudian diefisienkan, lalu kemudian diminta untuk bekerja lagi untuk negara untuk merekrut tenaga kerja, menghadirkan barang, memproduksi barang, dan memproduksi jasa,” jelasnya.

Penekanan pada efisiensi menunjukkan bahwa kepemilikan aset negara saja tidak cukup. Aset tersebut perlu dikelola sehingga menghasilkan nilai ekonomi dan manfaat nyata. Dalam konteks BUMN, kegiatan usaha yang produktif dapat memperluas kapasitas produksi, menyediakan kebutuhan masyarakat, dan membuka lapangan kerja sesuai kebutuhan operasional perusahaan.

Danantara juga mencerminkan upaya untuk melihat aset negara secara lebih terintegrasi. Alih-alih dipahami sebagai kepemilikan yang berdiri sendiri-sendiri, aset pada berbagai BUMN diposisikan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi nasional yang dapat dikelola dengan arah bersama.

Dua Instrumen, Satu Arah Kebijakan Ekonomi

Suahasil menegaskan APBN dan Danantara bukan dua jalur yang berjalan sendiri. APBN menjalankan fungsi pengelolaan penerimaan dan belanja negara, sementara Danantara mengoptimalkan aset negara yang berada di sektor usaha. Keduanya diharapkan saling mendukung dalam membangun perekonomian yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadi dua ini adalah model ekonomi Indonesia. APBN dan juga Danantara. Bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri, tetapi bekerja bersinergi untuk mewujudkan cita-cita besar memajukan kesejahteraan kita,” tandas Suahasil.

Sinergi itu menjadi bagian penting dalam pembahasan model ekonomi Indonesia. Kebijakan anggaran membutuhkan kegiatan ekonomi yang kuat, sementara aset negara yang dikelola melalui perusahaan juga perlu diarahkan agar mendukung kepentingan nasional. Ketika kedua instrumen saling melengkapi, pemerintah memiliki lebih dari satu cara untuk menggerakkan sumber daya bagi tujuan pembangunan.

Perbincangan mengenai APBN dan Danantara pun tidak hanya relevan bagi pemerintah atau pelaku usaha besar. Masyarakat perlu memahami bahwa pengelolaan ekonomi negara berkaitan dengan penerimaan publik, aktivitas BUMN, kesempatan kerja, barang dan jasa yang diproduksi, hingga manfaat yang diharapkan kembali kepada warga. Dengan pemahaman yang lebih utuh, generasi muda dapat melihat ekonomi Indonesia sebagai sistem yang melibatkan peran negara, dunia usaha, dan masyarakat secara bersamaan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Menkeu?

Menkeu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menkeu matter?

Menkeu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.