Harga Emas Antam Pekan Ini Diprediksi Bisa Tembus Rp 2,75 Juta
Harga Emas Antam Berpeluang Menguat, Namun Risiko Koreksi Masih Terbuka
Tajuknusa.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diproyeksikan tetap bergerak dinamis pada perdagangan Senin, 14 September 2026. Setelah melalui pekan dengan perubahan harga yang cukup tajam, pasar emas domestik masih menghadapi dua kemungkinan arah: melanjutkan pemulihan atau kembali terkoreksi.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menilai ruang penurunan masih perlu diperhatikan. Ia menempatkan area Rp 2,590 juta per gram sebagai penopang awal harga emas Antam. Apabila tekanan jual berlanjut, harga dapat bergerak menuju level penopang berikutnya di Rp 2,450 juta per gram.
“Apabila terkoreksi, support pertama (harga emas Antam) di Rp 2,59 juta per gram. Kemudian, kalau terkoreksi lagi, support kedua di Rp 2,45 juta per gram,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya.
Area Penguatan Menuju Rp 2,750 Juta
Di tengah kemungkinan koreksi tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka. Ibrahim melihat level Rp 2,631 juta per gram sebagai titik awal yang dapat menandai kembali menguatnya harga. Bila pergerakan positif berlanjut, emas Antam berpotensi menguji resistance kedua di Rp 2,750 juta per gram.
“Apabila kembali menguat, maka resistance keduanya di Rp 2,750 per gram,” bebernya.
Level support dan resistance lazim digunakan untuk membaca batas pergerakan harga dalam jangka pendek. Support menggambarkan area yang berpotensi menahan penurunan, sedangkan resistance menjadi batas kenaikan yang perlu ditembus agar tren penguatan dapat berlanjut. Bagi calon pembeli, rentang tersebut dapat menjadi gambaran bahwa harga emas masih berada dalam fase yang sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.
Perjalanan Harga Selama 7–12 September
Volatilitas emas Antam terlihat jelas sepanjang perdagangan 7 hingga 12 September 2026. Harga pada awal periode tercatat Rp 2,637 juta per gram pada Senin, 7 September. Sehari berikutnya, Selasa 8 September, harga turun Rp 3.000 dan berada di Rp 2,634 juta per gram.
Tekanan berlanjut pada Rabu, 9 September 2026. Kala itu, emas Antam kembali melemah Rp 17.000 menjadi Rp 2,617 juta per gram. Rangkaian penurunan selama beberapa hari tersebut kemudian berhenti pada Kamis, 10 September, ketika harga naik Rp 15.000 ke posisi Rp 2,632 juta per gram.
Pemulihan tersebut tidak bertahan lama. Pada Jumat, 11 September, harga emas Antam mengalami penurunan paling besar dalam pekan itu, yakni Rp 25.000. Harga pun turun dari Rp 2,632 juta menjadi Rp 2,607 juta per gram.
Perubahan arah kembali terjadi sehari kemudian. Pada Sabtu, 12 September 2026, emas Antam naik Rp 25.000 dan kembali berada di Rp 2,632 juta per gram. Lonjakan tersebut menjadi kenaikan harian terbesar dalam periode yang sama, sekaligus menutup sebagian besar penurunan yang terjadi sebelumnya.
Penutupan Pekan Masih Lebih Rendah
Meski sempat pulih pada akhir pekan, harga emas Antam belum mampu kembali ke posisi pembukaan. Nilai Rp 2,632 juta per gram pada 12 September masih Rp 5.000 di bawah harga Rp 2,637 juta per gram pada 7 September.
Secara akumulatif, harga emas Antam melemah sekitar 0,19% sepanjang pekan tersebut. Angka itu menunjukkan bahwa kenaikan pada Sabtu belum sepenuhnya menghapus tekanan yang muncul dalam beberapa hari sebelumnya.
Pergerakan ini juga menegaskan pentingnya memperhatikan harga pada waktu pembelian, terutama bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen simpanan. Selisih perubahan harian yang mencapai Rp 25.000 per gram dapat berdampak cukup besar bagi pembelian dalam jumlah lebih banyak.
Dalam kondisi harga yang berfluktuasi, pembeli dapat membedakan kebutuhan jangka pendek dan tujuan penyimpanan jangka panjang. Pembelian emas fisik umumnya melibatkan pertimbangan harga jual kembali, selisih harga beli dan harga jual, serta kebutuhan likuiditas. Karena itu, perubahan harga harian sebaiknya dilihat bersama tujuan kepemilikan emas masing-masing.
Untuk perdagangan awal pekan, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan harga mempertahankan area Rp 2,590 juta per gram atau justru kembali naik dari sekitar Rp 2,631 juta per gram. Apabila penguatan berlanjut, target Rp 2,750 juta per gram menjadi area yang patut dicermati. Sebaliknya, pelemahan yang lebih dalam dapat membuka kemungkinan pengujian level Rp 2,450 juta per gram.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Harga Emas Antam Pekan Ini Diprediksi?Harga Emas Antam Pekan Ini Diprediksi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Harga Emas Antam Pekan Ini Diprediksi matter?Harga Emas Antam Pekan Ini Diprediksi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.