TajukNusa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ekspansi 5G, XLSmartTak Hanya Andalkan BTS

Published September 6, 2026 · Updated September 6, 2026 · By Sarah Smith - tajuknusa.com

Foto : Sarah Smith - tajuknusa.com

Spektrum Frekuensi Jadi Tulang Punggung Ekspansi 5G XLSmart, Bukan Sekadar Menambah Menara

Tajuknusa.com – Perluasan jaringan generasi kelima di Indonesia tidak lagi bisa diukur semata-mata dari jumlah menara yang berdiri di pinggir jalan atau atas gedung. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mengambil pendekatan yang menempatkan ketersediaan dan efisiensi spektrum frekuensi sebagai poros utama strategi ekspansi 5G-nya. Dua pita frekuensi — 700 MHz dan 2,6 GHz — menjadi instrumen kunci yang memungkinkan operator memperluas jangkauan sekaligus menggenjot kapasitas data secara bersamaan, sesuatu yang tidak dapat dicapai hanya dengan menambah base transceiver station (BTS).

Dua Pita, Dua Fungsi Berbeda

Setiap pita frekuensi membawa karakteristik teknis yang menentukan perannya dalam arsitektur jaringan. Pita 700 MHz, sebagai frekuensi rendah, memiliki kemampuan menembus dinding bangunan dan menjangkau area dalam ruangan dengan lebih efektif. Sifat ini menjadikannya tulang punggung untuk memperluas cakupan ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau sinyal seluler, termasuk permukiman padat dan area pedesaan di sekitar kota.

Di sisi lain, pita 2,6 GHz beroperasi pada frekuensi menengah yang menawarkan bandwidth jauh lebih lebar. Kapasitas yang dihasilkan dari pita ini ditujukan untuk menopang lonjakan trafik data di kawasan dengan kepadatan aktivitas digital tinggi — pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, kampus, dan ruang publik yang menjadi titik konsentrasi pengguna dalam satu waktu.

Kombinasi kedua pita ini memungkinkan XLSmart menyesuaikan profil jaringan secara granular: memperluas cakupan di satu sisi sambil meningkatkan throughput di sisi lain, sesuai kebutuhan spesifik setiap wilayah.

Angka di Lapangan: Dari 50 ke 88 Kota

Saat ini, layanan 5G XLSmart telah beroperasi di lebih dari 50 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Target perusahaan hingga akhir 2026 adalah menjangkau lebih dari 88 kota dan kabupaten, sebuah lompatan yang menuntut percepatan signifikan dalam pembangunan infrastruktur sekaligus optimalisasi spektrum yang sudah dimiliki.

Secara nasional, jaringan XLSmart kini ditopang oleh lebih dari 265.000 BTS yang melayani sekitar 69,4 juta pelanggan. Penguatan infrastruktur tidak berhenti pada penambahan menara baru; perusahaan juga melakukan peningkatan kapasitas, optimalisasi parameter jaringan, integrasi antar-teknologi, serta pemanfaatan spektrum tambahan yang baru saja diperoleh.

Suara Manajemen: Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Label Teknologi

Astiyanto Tri Muktiwibowo, Group Head Marketing Segment Smartfren XLSmart, menegaskan bahwa pengembangan 5G bagi perusahaan bukan sekadar peluncuran teknologi baru ke pasar.

"Perkembangan 5G di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas berkapasitas tinggi terus meningkat. Bagi kami, pengembangan 5G bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi memastikan jaringan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung semakin luasnya aktivitas digital masyarakat."

Pernyataan tersebut disampaikan di Surabaya, kota yang menjadi salah satu episentrum aktivitas ekonomi dan digital di Jawa Timur.

Jawa Timur: 31.500 BTS dan 4.700 BTS 5G

Di wilayah Jawa Timur, XLSmart mengoperasikan lebih dari 31.500 BTS, termasuk lebih dari 4.700 BTS 5G yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten. Surabaya sendiri menjadi titik konsentrasi tertinggi dengan lebih dari 1.200 BTS 5G yang melayani kawasan permukiman, pusat pemerintahan dan bisnis, kawasan perdagangan dan pendidikan, hingga pusat komersial, hiburan, dan ruang publik.

Dodik Ariyanto, Regional Group Head XLSmart Area Jawa Timur, menyebut wilayah ini sebagai salah satu area strategis perusahaan karena pertumbuhan konsumsi data masyarakat yang terus melaju.

"Jawa Timur merupakan salah satu wilayah strategis bagi XLSmart, dengan Surabaya sebagai pusat berbagai aktivitas ekonomi dan digital. Seiring pertumbuhan konsumsi data masyarakat, kami terus meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan agar pengalaman pelanggan tetap terjaga."

Mengapa Spektrum Menentukan Masa Depan Jaringan

Pola konsumsi internet masyarakat Indonesia telah bergeser secara fundamental. Layanan streaming video, gim daring, konferensi video, media sosial, dan produksi konten digital kini menjadi bagian dari rutinitas harian jutaan pengguna. Setiap aktivitas tersebut menuntut jaringan dengan kapasitas besar, latensi rendah, dan stabilitas tinggi — kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi hanya dengan menambah jumlah menara tanpa dukungan spektrum yang memadai.

Tanpa spektrum yang cukup, penambahan BTS tidak secara otomatis menjawab lonjakan permintaan data. Frekuensi menentukan dua variabel sekaligus: seberapa luas jaringan dapat menjangkau pelanggan, dan seberapa besar volume data yang dapat ditampung pada setiap titik akses. Inilah mengapa penguatan spektrum menjadi aset strategis yang setara pentingnya dengan pembangunan fisik infrastruktur.

XLSmart menilai bahwa penguatan jaringan di Jawa Timur secara khusus diharapkan menopang produktivitas masyarakat, sektor pendidikan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), industri kreatif, serta ekosistem hiburan digital. Ekspansi 5G, dalam kerangka ini, bukan lagi sekadar perlombaan kecepatan unduh, melainkan fondasi bagi transformasi ekonomi digital yang merata hingga ke tingkat lokal.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ekspansi 5G XLSmartTak Hanya Andalkan BTS?

Ekspansi 5G XLSmartTak Hanya Andalkan BTS is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ekspansi 5G XLSmartTak Hanya Andalkan BTS matter?

Ekspansi 5G XLSmartTak Hanya Andalkan BTS matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.