Saleh Mustofa Resmi Menjadi Wakil Menteri Pertanian
Tajuknusa.com – Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustofa resmi mengemban jabatan wakil menteri pertanian setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pengangkatan tersebut melengkapi posisi pimpinan di Kementerian Pertanian yang sempat tidak terisi selama hampir tiga bulan.
Pelantikan Saleh Mustofa masuk dalam rangkaian penyesuaian susunan Kabinet Merah Putih untuk sisa periode pemerintahan 2024-2029. Dalam agenda yang sama, Presiden Prabowo juga mengambil sumpah sejumlah pejabat untuk posisi kementerian, lembaga, dan jabatan strategis lainnya.
Prosesi di Istana Negara
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Keputusan Presiden Nomor 104 P Tahun 2026 mengenai pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 dibacakan.
Usai pembacaan keputusan tersebut, Saleh Mustofa mengucapkan sumpah jabatan dengan dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Sumpah itu menegaskan komitmen pejabat negara untuk memegang konstitusi dan menjalankan ketentuan hukum dalam melaksanakan tugasnya.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,”
Rangkaian pelantikan kemudian diteruskan dengan penandatanganan berita acara oleh Saleh Mustofa dan Presiden Prabowo. Setelah seluruh proses selesai, presiden menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Mengisi Jabatan yang Sempat Kosong
Posisi wakil menteri pertanian sebelumnya kosong setelah Sudaryono menerima penugasan baru sebagai kepala Badan Gizi Nasional atau BGN. Sudaryono dilantik untuk memimpin BGN pada Rabu, 22 Juli 2026, juga di Istana Negara, Jakarta.
Dengan masuknya Saleh Mustofa, struktur kepemimpinan Kementerian Pertanian kembali terisi pada level wakil menteri. Jabatan ini memiliki arti penting dalam membantu pelaksanaan agenda kementerian, termasuk koordinasi tugas pemerintahan yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Pertanian merupakan salah satu bidang yang langsung bersinggungan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kebijakan di sektor ini berkaitan dengan produksi pangan, aktivitas petani, distribusi hasil pertanian, serta ketahanan pasokan nasional. Kehadiran wakil menteri diharapkan mendukung kelancaran kerja kementerian dalam menjalankan kewenangan dan programnya.
Sejumlah Posisi Strategis Turut Diisi
Pelantikan Saleh Mustofa berlangsung bersamaan dengan pengisian sejumlah jabatan lain dalam pemerintahan. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai kepala staf kepresidenan, sedangkan Dudung Abdurachman mendapat amanah sebagai menteri koordinator bidang politik dan keamanan.
Presiden juga menunjuk Sugiono sebagai menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. Bahlil Lahadalia dilantik menjadi menteri koordinator bidang hilirisasi dan transisi energi, sebuah posisi yang berkaitan dengan agenda pengolahan sumber daya serta arah transisi energi nasional.
Untuk jajaran kementerian, Arrmanatha Nasir dilantik sebagai menteri luar negeri dan Muhammad Sarmuji sebagai menteri perindustrian. Pengisian jabatan tersebut memperlihatkan adanya penataan kembali pada sejumlah pos penting di kabinet.
Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo turut dilantik sebagai kepala Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Selain itu, Dradjad Hari Wibowo mengisi posisi wakil menteri koordinator bidang perekonomian.
Di Kementerian Keuangan, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman dilantik sebagai wakil menteri keuangan. Irwan Meilano juga mendapat tugas sebagai wakil menteri kelautan dan perikanan.
Pelantikan di Lembaga Negara
Perubahan susunan pejabat tidak hanya terjadi di kabinet. Nuzran Joher dipercaya memimpin Ombudsman sebagai ketua, sementara Radian Syam dilantik menjadi anggota Ombudsman.
Ariyanto Wibowo kemudian diangkat sebagai wakil kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Jabatan wakil kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa diberikan kepada Muhammad Fadhil Imran.
Seluruh pengangkatan ini menjadi bagian dari perombakan kabinet terbaru di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Penataan jabatan dilakukan untuk mengisi posisi yang kosong sekaligus menempatkan pejabat baru pada kementerian dan lembaga yang menjalankan fungsi strategis negara.
Bagi Kementerian Pertanian, pelantikan Saleh Mustofa menandai berakhirnya masa kekosongan posisi wakil menteri sejak Juli 2026. Setelah pengucapan sumpah dan penandatanganan berita acara pelantikan, ia resmi memulai tugas sebagai bagian dari jajaran Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo Lantik Saleh Mustofa sebagai Wakil?
Prabowo Lantik Saleh Mustofa sebagai Wakil is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo Lantik Saleh Mustofa sebagai Wakil matter?
Prabowo Lantik Saleh Mustofa sebagai Wakil matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

