Ruben Onsu Diliputi Tekanan, Sempat Ingin Menjauh dari Industri Hiburan
Tajuknusa.com – Presenter Ruben Onsu disebut sempat menyampaikan keinginan untuk meninggalkan dunia hiburan di tengah persoalan pribadi yang sedang membebaninya. Keinginan itu muncul ketika ia menghadapi sejumlah situasi yang tidak mudah, termasuk perjuangan terkait hak asuh dan perwalian dua putrinya, Thalia dan Thania Onsu.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh sahabat Ruben, Aditya, dalam perbincangan yang tayang di kanal YouTube Intens Investigasi pada Minggu, 27 September 2026. Aditya menggambarkan Ruben sedang berada dalam fase penuh tekanan dan kelelahan emosional.
“Ruben sempat bilang ke saya, berhenti juga gue dari entertainment. Aduh, mundur kali gue nih dari entertainment, capek banget hidup di sini.”
Ucapan itu memperlihatkan beratnya kondisi yang dirasakan Ruben. Dunia hiburan selama ini merupakan bagian penting dari perjalanan kariernya, tetapi tekanan dari persoalan yang datang bersamaan disebut membuatnya mempertimbangkan untuk mengambil jarak dari lingkungan tersebut.
Perjuangan Hak Asuh Anak Menjadi Perhatian Utama
Salah satu hal yang paling dipikirkan Ruben adalah proses perjuangannya untuk memperoleh hak asuh Thalia dan Thania. Ia disebut tetap ingin memperjuangkan kedua putrinya, sehingga setiap persoalan yang berkembang di sekeliling keluarganya menjadi perhatian serius.
Situasi ini tidak hanya menyangkut kehidupan pribadi, tetapi juga menyentuh ketenangan anak-anak yang berada dalam lingkaran keluarga. Dalam kondisi seperti itu, keputusan dan langkah yang diambil seseorang tentu membutuhkan pertimbangan yang matang, terutama ketika kepentingan anak menjadi bagian utama dari persoalan.
Aditya menyampaikan bahwa Ruben mengkhawatirkan masalah yang kini berkaitan dengan putra angkatnya, Betrand Peto atau Onyo. Kekhawatiran tersebut muncul karena Onyo tinggal bersama Ruben, sementara persoalan yang menimpanya dikhawatirkan dapat memengaruhi pandangan terhadap perjuangan hak asuh Thalia dan Thania.
“Ruben itu sangat mengkhawatirkan permasalahan ini berpengaruh kepada bagaimana dia memperjuangkan hak asuh anak-anak.”
Kekhawatiran itu menempatkan Ruben dalam situasi yang kompleks. Di satu sisi, ia ingin melindungi keluarga dan mempertahankan keyakinannya terhadap Onyo. Di sisi lain, ia harus menjaga agar persoalan tersebut tidak menghambat upayanya dalam memperjuangkan masa depan kedua putrinya.
Keyakinan Ruben terhadap Betrand Peto
Aditya menegaskan bahwa Ruben masih percaya Onyo tidak melakukan dugaan pelecehan maupun kekerasan seksual yang dituduhkan oleh seorang perempuan berinisial ANW. Keyakinan itu disebut bertumpu pada pemahaman Ruben terhadap kondisi putra angkatnya selama ini.
Namun, keyakinan pribadi tersebut belum membuat Ruben mengambil langkah gugatan balik. Ia disebut belum memiliki bukti yang cukup untuk secara hukum membuktikan bahwa Onyo tidak bersalah. Kondisi itulah yang membuat Ruben berada dalam dilema.
“Ruben mengaku yakin Onyo enggak melakukan itu, tetapi Ruben juga belum berani mengajukan gugatan balik karena dirinya belum cukup punya bukti Onyo tidak bersalah.”
Dalam perkara yang menyangkut tuduhan serius, keyakinan keluarga dan pembuktian hukum merupakan dua hal berbeda. Keluarga dapat memberikan dukungan berdasarkan kedekatan serta pengalaman sehari-hari, sedangkan proses hukum membutuhkan bukti yang dapat diuji secara objektif. Karena itu, kehati-hatian menjadi penting agar setiap langkah tidak justru memperumit keadaan.
Ruben disebut memilih untuk terus berharap persoalan tersebut bisa berakhir dengan baik. Ia juga meminta doa agar masalah yang dihadapi keluarganya dapat menemukan penyelesaian, sekaligus agar perjuangannya mendapatkan hak asuh Thalia dan Thania tetap dapat dilanjutkan.
Tekanan Pribadi dan Pilihan Menata Ulang Kehidupan
Keinginan untuk mundur dari hiburan memperlihatkan bahwa tekanan yang dirasakan Ruben bukan sekadar persoalan pekerjaan. Saat masalah keluarga, pengasuhan anak, dan tuduhan terhadap anggota keluarga hadir dalam waktu berdekatan, beban mental dapat menjadi jauh lebih besar dibanding urusan profesional semata.
Keputusan untuk tetap bertahan atau memilih menjauh dari sorotan publik tentu berada di tangan Ruben sendiri. Yang jelas, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia sedang berusaha mencari ruang untuk menghadapi persoalan secara lebih tenang dan terarah.
Bagi publik, situasi ini juga menjadi pengingat bahwa figur yang dikenal luas tetap memiliki kehidupan personal dengan tantangan yang tidak selalu terlihat di depan kamera. Di tengah berbagai spekulasi, ruang bagi proses yang adil dan penghormatan terhadap kondisi keluarga menjadi hal yang penting.
Ruben kini disebut masih menaruh harapan pada penyelesaian yang baik untuk seluruh persoalan tersebut. Fokusnya tetap tertuju pada keluarga, khususnya perjuangan untuk Thalia dan Thania, sambil menunggu kejelasan atas masalah yang melibatkan Onyo.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Tertekan Banyak Masalah Ruben Onsu Berniat?
Tertekan Banyak Masalah Ruben Onsu Berniat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Tertekan Banyak Masalah Ruben Onsu Berniat matter?
Tertekan Banyak Masalah Ruben Onsu Berniat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

