Jateng

Pabrik Kerupuk di Temanggung Terbakar, Kambing Kontes Ikut Jadi Korban

codex-b8a431d4fb5a42afade5b0025f8e2373

Kebakaran Pabrik Kerupuk di Temanggung Hanguskan Bangunan dan Satu Kambing Kontes

Tajuknusa.com – Api besar melahap sebuah pabrik kerupuk rumahan di Dusun Pakisan, Desa Candimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, 12 September 2026. Peristiwa yang terjadi di tengah musim kemarau ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi menyebabkan kerusakan bangunan serta aset produksi dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Kebakaran berlangsung di area usaha pengolahan kerupuk yang menyimpan sejumlah bahan yang mudah tersulut, termasuk minyak goreng, kayu kering, dan plastik kemasan. Api diduga berasal dari tungku penggorengan yang belum padam sepenuhnya. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke berbagai bagian bangunan.

Warga di sekitar lokasi melihat api menjulang dari bangunan pabrik, disertai asap hitam tebal yang membubung ke udara. Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan dengan cepat agar api tidak merembet ke aset maupun bangunan lain yang berada di sekitarnya.

Bangunan Tertutup dan Atap Kayu Menyulitkan Pemadaman

Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Temanggung, Sri Haryanto, menyampaikan bahwa petugas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 19.07 WIB. Setelah laporan masuk, tim pemadam langsung bergerak menuju Dusun Pakisan dengan peralatan dan pasokan air yang diperlukan.

Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam. Petugas menghadapi tantangan karena pabrik dalam keadaan tertutup rapat. Selain itu, bagian atap memakai material kayu yang dapat mempercepat rambatan api ketika suhu di dalam bangunan meningkat.

Keberadaan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak juga menjadi faktor yang memperberat penanganan. Minyak dan bahan kemasan berbahan plastik dapat memperbesar intensitas kebakaran, sementara ruang bangunan yang tertutup membuat panas serta asap terkumpul di dalam area pabrik.

“Ini cukup memakan waktu karena kondisi pabrik tertutup rapat. Kemudian atapnya menggunakan kayu dan di dalam pabrik banyak minyak goreng, sehingga menjadi salah satu penyebab api membesar,” ujarnya.

Untuk mengendalikan api, Damkar Kabupaten Temanggung mengerahkan empat kendaraan. Armada tersebut terdiri atas dua mobil pemadam kebakaran dan dua kendaraan water supply. Sebanyak 12 personel dari Mako Induk Damkar, Pos Maron, serta Pos Pringsurat dilibatkan dalam operasi di lokasi.

Pengerahan kendaraan suplai air menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran seperti ini. Api yang membesar di area produksi makanan dapat membutuhkan pasokan air berkelanjutan, terutama ketika banyak material di dalam bangunan berpotensi terus terbakar setelah kobaran utama mulai dikendalikan.

Upaya Penyelamatan Kambing Kontes di Dekat Lokasi

Selain fokus memadamkan api di pabrik, petugas juga berupaya mengamankan kandang komunal kambing kontes yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Tindakan itu dilakukan untuk mencegah ternak ikut terpapar api maupun asap tebal.

Sebanyak 26 ekor kambing berhasil dievakuasi dan diselamatkan. Namun, satu ekor kambing kontes tidak dapat diselamatkan setelah panik dan berlari ke arah area kebakaran. Kambing tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena pernah beberapa kali meraih prestasi dalam kontes.

“Kambing yang menjadi korban itu kambing kontes dan beberapa kali menjadi juara. Nilainya kurang lebih Rp 35 juta,” kata Sri.

Nilai aset yang dapat diamankan dari area sekitar kebakaran diperkirakan mencapai Rp 900 juta. Sebagian besar nilai tersebut berasal dari kambing-kambing kontes yang berada di kandang komunal dekat pabrik. Keberhasilan evakuasi ternak tersebut membantu mencegah kerugian yang lebih besar.

Peristiwa ini memperlihatkan bahwa kebakaran di kawasan usaha rumahan dapat berdampak meluas, bukan hanya terhadap tempat produksi. Bangunan yang berdekatan dengan kandang, rumah, atau tempat penyimpanan barang memerlukan perhatian khusus, terutama bila kegiatan usaha memakai api terbuka, tungku, minyak, atau material mudah terbakar.

Waspada Risiko Kebakaran Saat Kemarau

Sri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Dalam satu pekan terakhir, Damkar Temanggung mencatat hampir 10 kejadian kebakaran dan sebagian besar terjadi di lahan kering. Kondisi cuaca kering dapat membuat api lebih mudah menyala serta cepat merambat, terutama apabila terdapat rumput, kayu, daun kering, atau sampah yang menumpuk.

“Kondisi kemarau seperti sekarang memang sangat rawan. Jangan melakukan pembakaran sembarangan, apalagi tidak dilokalisir, karena api bisa merambat dan membahayakan permukiman,” pungkasnya.

Kewaspadaan juga perlu diterapkan di lingkungan usaha pengolahan makanan. Tungku perlu dipastikan benar-benar padam setelah digunakan, sementara minyak, kayu bakar, plastik, dan bahan lain yang mudah terbakar sebaiknya ditata dengan jarak aman dari sumber panas. Akses menuju bangunan juga penting dijaga agar kendaraan pemadam dapat mencapai lokasi tanpa hambatan apabila keadaan darurat terjadi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di Candimulyo, kerusakan pabrik dan hilangnya satu kambing kontes menjadi pengingat tentang besarnya risiko api di lingkungan padat aset. Penanganan cepat petugas serta evakuasi ternak berhasil menyelamatkan sebagian besar aset di sekitar lokasi, sekaligus mencegah dampak kebakaran berkembang lebih luas.

Frequently Asked Questions

What is Pabrik Kerupuk di Temanggung Terbakar Kambing?

Pabrik Kerupuk di Temanggung Terbakar Kambing is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pabrik Kerupuk di Temanggung Terbakar Kambing matter?

Pabrik Kerupuk di Temanggung Terbakar Kambing matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *